​Iblis menjadi simbol abadi bahwa kedekatan secara ritual tidak menjamin keselamatan secara spiritual. Menghormati manusia adalah ujian nyata dari ketaatan kepada Allah. Tanpa penghormatan pada kemanusiaan, iman hanyalah sebuah ornamen ego yang rapuh.

​Jika hari ini kita masih merasa lebih baik dari orang lain karena latar belakang, jika kita masih menggunakan agama untuk merendahkan sesama, jika kita masih menggunakan ornamen sosial untuk mengukur kehormatan orang lain, maka sejatinya kita sedang mengulangi drama kegagalan yang sama. Kita mungkin sedang berjalan di tapak yang sama dengan Iblis: merasa sedang menuju Allah, padahal sedang membangun tugu untuk keangkuhan kita sendiri. Wallahu’alam bishawab.*

Penulis adalah Wartawan Utama Trimedia Grup, Sekretaris PWI Sulteng