Sementara itu, SBM Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo, menyampaikan bahwa konsumsi LPG menjelang dan selama Ramadan menunjukkan tren peningkatan seiring bertambahnya aktivitas masyarakat. Untuk menjaga ketersediaan, Pertamina melakukan penambahan suplai LPG 3 Kg sebanyak 426.840 tabung selama Februari 2026 untuk wilayah Sulawesi Selatan. Distribusi dilakukan secara terjadwal dan diawasi secara ketat agar pasokan tetap lancar hingga tingkat pangkalan.
Ia juga menambahkan bahwa operasional penyaluran LPG 3 Kg tetap berjalan normal, termasuk pada hari libur nasional seperti perayaan Imlek, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.
“Stok LPG dalam kondisi aman dan distribusi terus kami awasi agar berjalan sesuai ketentuan. Operasional penyaluran tetap berlangsung, termasuk pada hari libur, untuk menjaga kontinuitas pasokan di masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan LPG 3 Kg sesuai peruntukannya. Delapan sektor usaha yang tidak berhak menggunakan LPG subsidi sebagaimana diatur dalam regulasi Kementerian ESDM diharapkan beralih ke Bright Gas atau produk nonsubsidi lainnya agar distribusi tetap tepat sasaran.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa Pertamina mengoperasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri dengan pengawasan intensif di seluruh wilayah operasional.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, serta lembaga penyalur terus diperkuat. Fokus kami memastikan distribusi energi berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadan dengan tenang,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina, kesiapan distribusi BBM dan LPG di Sulawesi Selatan dipastikan tetap terjaga selama Ramadan tahun ini. *WAN