Kolaborasi Honda Sulteng dan Media Gaungkan Inklusivitas di Hari Kasih Sayang

SULTENG RAYA – Anugerah Perdana selaku Main Dealer sepeda motor dan suku cadang Honda di Sulawesi Tengah (Sulteng), memperingati Hari Kasih Sayang melalui kegiatan bertajuk “Riding with Purpose: Kepedulian dalam Semangat Sinergi Bagi Negeri.”

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai city rolling bersama media, tetapi sebagai momentum kolaboratif untuk menyuarakan keselamatan berkendara sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya inklusivitas di tengah masyarakat.

Sebanyak 11 perwakilan media cetak, media online, dan content creator di Kota Palu turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan. Acara diawali dengan edukasi keselamatan berkendara oleh Safety Riding Instructor Honda Sulteng.

Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi budaya berkendara yang harus dibangun secara konsisten demi melindungi diri sendiri dan sesama pengguna jalan.

City Rolling kemudian bergerak menuju tiga titik simbolis di Kota Palu yang memiliki makna reflektif. Masjid Terapung menjadi pengingat akan ketangguhan masyarakat pascabencana. Masjid Raya Palu menghadirkan semangat optimisme dan kebersamaan. Perjalanan ditutup di Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, sebuah ruang komunitas yang secara konsisten mendorong pemberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas.

Di Rumah Merah Putih, suasana kegiatan berubah menjadi lebih personal dan penuh makna. Para jurnalis tidak hanya melakukan peliputan, tetapi membangun dialog hangat dan kebersamaan melalui nyanyian bersama serta pertukaran cerita.

Azizah, tuna netra yang baru menyelesaikan studi S1 Pendidikan Luar Biasa di Makassar, menunjukkan bakat menyanyinya dengan penuh percaya diri. Selain aktif menulis, ia telah meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional.

Selain itu, Harlis, tuna netra yang sempat menghadapi tantangan penerimaan sosial, kini mandiri melalui usaha dan kemampuan bernyanyi yang membawanya diundang ke berbagai acara.

Fachry, tuna rungu berprestasi, dikenal sebagai juara pantomim tingkat provinsi sekaligus atlet bulu tangkis. Sementara Akmal, atlet catur tuna netra yang pernah meraih peringkat empat tingkat nasional, kini tengah menempuh studi S1 Pendidikan Luar Biasa dan aktif menyuarakan gerakan inklusivitas.

Jane seorang Jurnalis dari Harian Sulteng Raya menyampaikan kesannya. “Terus terang, saya baru mengetahui keberadaan Rumah Merah Putih ini. Kami bangga diberi kesempatan untuk belajar langsung dari teman-teman difabel. Banyak pelajaran tentang keteguhan, rasa syukur, dan semangat hidup yang kami dapatkan hari ini,” kata Jane.

Sementara, Sri Dewi Santiana, pengurus Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, menegaskan pentingnya dukungan yang setara. “Banyak orang masih memandang disabilitas sebelah mata. Ketika mereka (difabel) datang ke sini, kami menguatkan bahwa mereka juga mampu berkarya selama memiliki kemauan. Kami tidak meminta dikasihani, tetapi membutuhkan ruang dan dukungan agar bisa terus mandiri,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Honda Sulteng memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya menghadirkan produk dan layanan, tetapi juga membangun nilai sosial yang berkelanjutan. Inisiatif ini merupakan implementasi dari payung Sinergi Bagi Negeri yang berfokus pada keselamatan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Mario, HR & Corporate Communication Manager Honda Sulteng, menambahkan, Rumah Merah Putih Difabel Berkarya kami pilih sebagai penutup kegiatan karena di sinilah kami melihat semangat kemandirian tumbuh nyata. Inklusivitas bukan sekadar konsep, melainkan komitmen untuk membuka ruang yang setara.

“Melalui kolaborasi bersama media, kami berharap pesan ini dapat menjangkau lebih luas dan menggerakkan lebih banyak pihak untuk terlibat,” harapnya.

Menurutnya, Riding with Purpose menjadi cerminan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak berhenti pada inovasi produk, tetapi juga pada kontribusi sosial yang konsisten. Honda Sulteng percaya bahwa kemajuan akan lebih bermakna ketika dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.*/YAN