Dia mengatakan, guna mendukung program pemberdayaan tersebut, pihaknya menggandeng sejumlah pihak seperti Organisasi ROA untuk membantu pembinaan pengurus Bank Sampah yang ada di Kelurahan tersebut. Selain itu, pihak PT CPM juga memberikan dana stimulan yang disalurkan melalui Bank Sulteng,sebesar Rp1 juta per KK (kepala keluarga).
“Kita harapkan dari pemberian insentif itu, bisa mendukung kemandirian masyarakat dan hal ini akan kami eveluasi dalam enam bulan kedepan,”ucap Rahayunita.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Moh Arif Lamakarate, menyatakan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan PT CPM, khususnya dalam hal pembentukan Bak Sulteng, yang diharapkan dapat menangulangi sampah di Kota Palu, terutama di wilayah Poboya.
“Kami selaku pemeribtah daerah, tentunya sangat mendukung program ini dan sangat sejalan dengan program pemerintah dalam menanggulangi dan mengelola sampah,”ucap Arif.
Acara launching Gerakan Poboya Pakaroso itu dirangkaikan dengan Pasar Murah yang menyediakan paket sembako bagi masyarakat. AMR