SULTENG RAYA — Lapangan Patriot Bambalemo bersiap menjadi saksi lahirnya juara baru. Senin (16/2/2026) sore ini, dua kekuatan terbaik turnamen akan saling mengunci ambisi: Alfath Family Masigi dari Kelurahan Masigi, Parigi menantang Isba Binangga dari Desa Binangga, Parigi Tengah.
Partai puncak ini bukan sekadar laga biasa. Ini adalah klimaks dari perjalanan panjang, keringat, dan determinasi sejak fase gugur hingga semifinal yang penuh ledakan gol. Isba Binangga memastikan tiket final dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Oi Terminal Toboli pada semifinal, Sabtu pagi (14/2). Sempat dikejutkan gol cepat Rian Ahmad di menit pertama, Isba justru bangkit dengan karakter juara.
Fahrul menjadi motor serangan lewat dua golnya pada menit 13 dan 40. Ikbal (17’), Ma’ruf (48’), dan Rangga (66’) melengkapi pesta gol. Permainan cepat di sisi sayap dan disiplin lini tengah menjadi
kunci dominasi Isba.
Tim asal Binangga ini tampil efektif: sekali menekan, langsung mengancam. Sekali lengah, lawan dihukum. Di semifinal lainnya, Alfath Family Masigi tampil lebih dramatis. Menghadapi tim unggulan Kaili Putra Kayuboko, mereka menang 5-3 dalam duel terbuka yang menghibur penonton.
Damar membuka kran gol di menit ke-5, disusul Azak (17’). Zailun tampil sebagai bintang lewat dua golnya (35’ dan 56’), sementara Moh. Rifal ikut mencatatkan nama di papan skor (42’). Kaili Putra sempat memberi perlawanan lewat Uci M. Risky (7’ dan 31’) serta Ariel Sandi (46’), namun Alfath tetap lebih tajam dalam penyelesaian akhir. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Alfath bukan sekadar kuda hitam.