SULTENG RAYA – Transparansi menjadi kunci membangun kepercayaan publik dan pemangku kepentingan. Upaya ini menjadi langkah besar yang dilakukan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dengan membuka akses ke Pemerintah Desa dan Kecamatan dari Area Pemberdayaan di Morowali melalui kegiatan Mining Tour, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini sebagai bentuk edukasi sekaligus meningkatkan engagement perusahaan ke stakeholder, agar mereka memiliki informasi yang komprehensif terkait aktivitas yang dilakukan.

Untuk itu, pada kesempatan kunjungan aparat desa tidak hanya dikenalkan pada proses operasional perusahaan, tetapi juga diajak melihat penerapan standar keselamatan, pengelolaan lingkungan, serta upaya pemulihan lahan secara langsung di lapangan.

Kegiatan dimulai dengan peninjauan aktivitas pengangkutan di jetty. Mereka menyaksikan bagaimana proses operasional dijalankan dengan kontrol keselamatan yang ketat, termasuk pengelolaan lingkungan yang memastikan kondisi perairan tetap jernih dan terjaga.

Setelah itu, rombongan melanjutkan agenda dengan melakukan penanaman pohon di area reklamasi sebagai wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dalam pemulihan lahan pascatambang.

Camat Bungku Timur, Arsan, memberikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen perusahaan. Menurutnya, inisiatif yang dilakukan PT Vale sangat luar biasa – tidak semua perusahaan terbuka seperti ini.

“Saat kami mengunjungi wilayah jetty, saya melihat bagaimana PT Vale sangat memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan. Air laut masih jernih dan sangat terjaga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pengelolaan sedimen pond yang dinilainya sangat baik. Menurutnya, tata kelola pertambangan khususnya dalam mengelola air limpasan tambang sangat bagus, bahkan sudah dipersiapkan sistem yang dapat menghasilkan air jernih untuk dibuang ke sungai.

“Sediment pond-nya luar biasa, air yang keluar menuju sungai dalam keadaan jernih. Ini bukti komitmen PT Vale dalam menjaga lingkungan. Kami berharap perusahaan lain di Morowali bisa mengikuti contoh seperti ini. Semoga kunjungan ini idealnya berkesinambungan, empat bulan sekali atau minimal setahun sekali,” tambahnya.

Sementara itu, Head of Mine Operation Bahodopi, Wafir, menegaskan bahwa kolaborasi dan transparansi merupakan bagian dari prinsip operasional perusahaan.

“Kehadiran pemerintah desa dan kecamatan sangat kami hargai. Melalui kegiatan seperti Mining Tour, kami ingin memastikan bahwa setiap pemangku kepentingan dapat melihat langsung bagaimana kami menjalankan operasi dengan aman, profesional, dan transparan,” katanya.

Ia menambahkan, keberlanjutan adalah nilai inti dari cara perusahaan bekerja. Pengelolaan lingkungan adalah bagian utama dari identitas perusahaan.

“Setiap proses dirancang untuk meminimalkan dampak serta memastikan ekosistem tetap terlindungi. Upaya reklamasi, pengendalian sedimentasi, dan perlindungan kualitas air merupakan komitmen jangka panjang kami yang terus kami tingkatkan,” ungkap Wafir.

Kegiatan Mining Tour ini menjadi langkah nyata dalam membangun hubungan yang saling percaya antara perusahaan dan masyarakat. Perseroan percaya bahwa keberlanjutan hanya dapat tercapai melalui kerja sama yang terbuka dan berkesinambungan.

Bersama para pemangku kepentingan di Morowali, PT Vale akan terus berupaya menciptakan lingkungan yang lebih baik, mendukung kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan masa depan yang lebih hijau bagi generasi mendatang. RHT