“Kami menyadari bahwa K3 ini bukan hanya mencakup kesehatan dan keselamatan kerja. K3 bukan sekadar aturan, tetapi merupakan warisan yang perlu dijaga keberlangsungannya di perusahaan. Budaya K3 harus hidup dan menjadi bagian dari keseharian seluruh pekerja,” ujar Thomas.
Ia menambahkan, PT GNI secara berkelanjutan melakukan peningkatan sistem, pelatihan, serta pengawasan guna memastikan setiap pekerja dapat bekerja dengan aman. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus memperbaiki manajemen risiko serta membangun kesadaran kolektif agar keselamatan menjadi tanggung jawab bersama. Selain itu, PT GNI menjalin sinergi yang erat dengan pemerintah, khususnya instansi ketenagakerjaan, dalam pengawasan dan evaluasi penerapan K3, sehingga pelaksanaannya tetap selaras dengan regulasi yang berlaku serta standar keselamatan nasional.
“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Benny selaku perwakilan dari Disnaker Provinsi. Kami percaya bahwa sinergi antara regulator dan industri adalah kunci utama untuk menciptakan ekosistem kerja yang akan meningkatkan keselamatan dan mencapai Zero Accident atau Nol Kecelakaan Kerja,” tutupnya. VAN