Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bulog Sulteng juga telah melakukan penyerapan beras di sejumlah wilayah, meskipun volumenya masih terbatas. Hal ini disebabkan oleh panen yang belum berlangsung secara serentak di seluruh sentra produksi.

“Memang belum dalam jumlah banyak, namun dari kunjungan ini kami sudah bisa memetakan potensi dan pola penyerapan. Ke depan, penyerapan akan kami optimalkan seiring meningkatnya produksi dan panen petani,” ujar Jusri.

Ia menegaskan, Bulog Sulteng berkomitmen mendukung petani lokal melalui penyerapan hasil panen dalam negeri, sekaligus berkontribusi pada keberhasilan program swasembada pangan nasional. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta memperkuat cadangan beras pemerintah di wilayah Sulawesi Tengah. RHT