SULTENG RAYA – Peredaran narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba) masih menjadi ancaman serius di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk itu tindak kejahatan ini harus diperangi secara bersama-sama dengan melibatkan semua pihak terkait, hingga elemen masyarakat.

“Narkoba ini kejahatan luar biasa, kita harus bergandengan tangan dan harus ada langkah nyata untuk memberantas narkoba di Sulteng ini,”demikian ditegaskan, Panglima Kodam (Pangdam) XXIII Palaka Wira (PW), Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, saat gelaran olah raga dan Coffee Morning bersama awak media, di halaman Makodam XXIII/PW, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, dalam penanganan memerangi peredaran narkoba ini akan ada beberapa kendala-kendala, tapi pihaknya berkomitmen untuk mendorong itu semua.“Kita juga sedang bekerja sama dengan para pihak termasuk pemerintah daerah, dalam hal memetakan jalur-jalur masuknya peredaran narkoba ini,”tambahnya.
Selain itu, kata Pangdam peran media juga sangat dibutuhkan dalam hal mempublikasi atau menyadarkan masyarakat, khususnya para generasi muda, sehingga tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Hal lain, menurut Pangdam yang juga rawan terjadi di Sulteng yakni kerapnya terjadi praktik-praktik pertambangan illegal, yang tentunya tindakan ini memicu masifnya pengrusakan lingkungan, sehingga akan berdampak langung kepada masyarakat seperti terjadinya banjir maupun tanah longsor.