SULTENG RAYA— Lima mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu menutup tahun 2025 dengan capaian prestasi membanggakan di bidang olahraga dan seni, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Kelima mahasiswa tersebut yakni Fitra Radja Ramandani, mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) semester V, yang berhasil meraih posisi Potential Winner 5 pada ajang BNN Run 5K tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Prestasi di bidang seni juga ditorehkan oleh Tri Tianda Prasasti, mahasiswa PG PAUD semester V, yang meraih Juara II lomba mendongeng tingkat nasional kategori mahasiswa pada kegiatan Festival PAUD (Festapa) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan PG PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar tahun 2025.

Prestasi lainnya diraih Putri Ashila, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester III, yang meraih Juara II lomba bernyanyi tingkat nasional yang digelar HMPS PG PAUD FKIP Universitas Ahmad Dahlan tahun 2025. Sementara itu, Najwa Salsabilah, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester III, meraih Juara III lomba pidato Bahasa Inggris pada ajang pentas seni mahasiswa yang diselenggarakan Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh Palu tahun 2025. Prestasi serupa juga diraih Zakia Rahmadani, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester V, yang berhasil meraih Juara II lomba pidato Bahasa Inggris pada kegiatan yang sama.

Dekan FKIP Unismuh Palu, Dr. Ernitasari Mulyadi, Bach., BP., M.Pd., menyambut baik capaian prestasi tersebut. Ia berharap prestasi yang diraih mahasiswa sepanjang 2025 dapat terus ditingkatkan pada tahun 2026.

“Semoga apa yang sudah dicapai di tahun 2025 terus ditingkatkan di tahun 2026. Kami akan selalu mendukung setiap program dan kegiatan yang dapat mengasah bakat mahasiswa, baik di bidang olahraga, seni, maupun akademik,” ujar Ernitasari, Senin (5/1/2026).

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari dorongan langsung Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM., yang mendorong fakultas untuk menampilkan kompetensi mahasiswa dan dosen kepada masyarakat luas.

Sebagai tindak lanjut dari arahan tersebut, Ernitasari diawal kepemimpinannya di FKIP melaksanakan Pekan Olahraga dan Seni (Porsema) untuk melihat dan menjaring bakat-bakat mahasiswa yang layak mendapatkan pembinaan lanjutan untuk ditampilkan di event event tingkat fakultas, lokal, maupun nasional. “Di Porsema inilah, Pak Wadek III menjaring mahasiswa untuk mendapatkan pembinaan lanjutan dengan pendampingan dosen yang ditunjuk secara khusus,”jelas Ernitasri.

Dari hasil Porsema menunjukkan hasil yang baik terhadap peningkatan prestasi mahasiswa. Ke depan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. “Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan. Ke depan Porsema akan terus kami lakukan untuk menjaring dan membina bakat-bakat mahasiswa FKIP,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FKIP Unismuh Palu, Wisman, S.Pd., M.Pd.,menyampaikan para mahasiswa prestasi ini merupakan hasil pembinaan lanjutan dari Porsema yang telah mendapatkan pendampingan dari dosen yang ditunjuk secara khusus, maupun dari UKM yang telah diaktifkan kembali.

Katanya, terdapat sejumlah UKM yang telah diaktifkan kembali di fakultas ini, diantaranya UKM Olahraga, UKM Seni, UKM Multimedia, UKM Bahasa Inggris dan UKM Silat, karena di sinilah para mahasiswa berproses mengasah bakat yang dimiliki.

Wisman mengakui, dengan adanya Porsema dan diaktifkannya UKM, mahasiswa cukup senang karena ada wadah tempat penyaluran bakat-bakat mereka, terlebih saat mereka difasilitasi tampil di event tingkat fakultas, lokal, maupun nasional. “Bukan hanya mahasiswa yang senang, dosen pendampingnya juga merasa senang, karena mendapatkan apresiasi khusus,”ujar Wisman.

Ia melanjutkan, bahwa pembinaan dan pendampingan mahasiswa selama ini terbilang sangat diseriusi oleh fakultas, pasalnya jika fasilitas yang dibutuhkan mahasiswa tidak ada di dalam kampus, melakukan kerjasama dengan lembaga lain agar mendapatkan fasilitas. “Tidak ada alasan tidak ada fasilitas, karena di luar sana banyak yang menyediakan, itulah yang kami lakukan selama ini,”jelas Wadek III ini. ENG