Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR diusulkan ditutup dan dinyatakan selesai, unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal mengatakan dalam beberapa hari pencarian pihaknya dilaporkan beberapa kendala yang dialami tim pencarian,sehingga menyulitkan proses pencarian, diantaranya vegetasi hutan rapat, orban memiliki riwayat pikun, banyaknya jalan setapak di sekitar lokasi kejadian serta banyak binatang buas (ular) di area pencarian.
Diketahui, kronologi kejadian, pada Selasa (30/12/2025) sekira pukul 06.30 Wita, korban berangkat ke perkebunan kakao bersama anaknya dengan jarak dari perkampungan 4 Km.
Kemudian setelah sampai di kebun tersebut, keduanya terpisah, karena anaknya akan memetik buah kakao, lalu sekira pukul 11.00 Wita, setelah di cek di pondok, korban sudah tidak ada. AMR