SULTENG RAYA-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menggelar pembekalan bagi mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata (KKN), kali ini adalah Angkatan ke-69. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rektorat Unismuh Palu, Sabtu (3/1/2026).

Sebanyak 82 mahasiswa mengikuti pembekalan KKN Angkatan ke-69 ini. Peserta didominasi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), disusul Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Agama Islam (FAI).

Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM melalui Wakil Rektor I, Dr. Sudirman, S.KM., M.Kes saat membuka kegiatan pembekalan menekankan pentingnya penyusunan program kerja KKN yang benar-benar memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Mahasiswa KKN diharapkan mampu menyusun program kerja yang tidak sekadar formalitas, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat di lokasi penempatan,” ujar Sudirman.

Selain itu, mahasiswa juga diminta turut berperan aktif dalam mempromosikan penerimaan mahasiswa baru Unismuh Palu yang saat ini tengah berlangsung. Ia mengajak peserta KKN untuk menyosialisasikan kampus biru Unismuh Palu, baik kampus pusat di Kota Palu maupun kampus III yang berada di Kabupaten Parigi.

“Jangan lupa mengajak masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Unismuh Palu, baik di kampus pusat maupun kampus yang ada di Parigi,” tambahnya.

Pelaksanaan KKN Angkatan ke-69 ini secara khusus ditempatkan di Kabupaten Parigi bagi mahasiswa reguler. Sementara itu, mahasiswa nonreguler masih berfokus pada kegiatan di lingkungan kampus dengan membuka dua posko KKN.

Sementara itu, Ketua LPPM Unismuh Palu, Dr. Rukhayati, SE., MM menegaskan pentingnya pengembangan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam pelaksanaan KKN. Hal tersebut sejalan dengan arahan Rektor Unismuh Palu agar mahasiswa KKN di mana pun ditempatkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

“Pengembangan AIK tidak hanya sebatas pada ibadah ritual, tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan yang diinternalisasikan mahasiswa melalui program kerja KKN,” jelas Rukhayati.

Ia juga meminta peserta KKN untuk menjalin kemitraan dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) yang ada di Kabupaten Parigi. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mendukung keberlanjutan dan efektivitas program KKN di lapangan.

“Program-program KKN nantinya tidak hanya dikolaborasikan dengan pemerintah setempat, tetapi juga dapat bersinergi dengan Lazismu di Kabupaten Parigi,” ujarnya.

Adapun pelepasan mahasiswa KKN Angkatan ke-69 dijadwalkan akan dilakukan secara resmi oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM pada 7 Januari 2026. ENG