RAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mendapatkan pengakuan atas kinerja yang positif dan berkelanjutan. BRI mendapatkan penghargaan Bisnis Indonesia (BIA) 2024 sebagai perusahaan berkinerja terbaik untuk kategori Bank Persero.

Mengutip rilis resmi dari Bisnis Indonesia, BIA 2024 mengusung tema Agility in Uncertainty, menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi dan inovasi dalam menghadapi ketidakpastian. Tema ini sangat relevan dengan kondisi dunia usaha selama lima tahun terakhir, di mana perusahaan-perusahaan harus beradaptasi dengan cepat dan efektif untuk tetap bertahan dan berkembang.

Acara BIA yang digelar di Jakarta, pada pertengahan Juni 2024 lalu merupakan agenda tahunan sebagai bentuk apresiasi kepada korporasi, terutama yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Dalam penghargaan ini, Bisnis Indonesia Award 2024 menganugerahkan penghargaan kepada perusahaan berkinerja terbaik dari berbagai kategori industri, yakni 39 kategori emiten non-bank dan 7 kategori perbankan. Penentuan pemenang dipiilih berdasarkan penjurian independen dari pakar yang berpengalaman di bidang dunia usaha, pasar modal, dan finansial.

Direktur Utama BRI, Sunarso, mengungkapkan, penghargaan itu didedikasikan untuk seluruh atau pekerja BRI. Pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Insan BRILian karena telah memberikan kontribusi optimal kepada perusahaan dan memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah.

“Penghargaan ini dicapai atas kontribusi dan kerja keras Insan Brilian sehingga tetap mampu tumbuh berkelanjutan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Selasa (9/7/2024).

Ia melanjutkan, BRI sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia terus berinovasi dan menjalankan transformasi secara berkelanjutan.

Dari sisi kinerja, BRI berhasil mencetak laba Rp15,98 triliun hingga akhir Kuartal I-2024. Perseroan juga berhasil menyalurkan sebesar Rp1.308,65 triliun atau tumbuh double digit sebesar 10,89 persen (%) year-on-year (yoy).

Dari tersebut, sebesar 83,25% diantaranya atau sejumlah Rp1.089,41 triliun merupakan portofolio kredit untuk segmen . Penyaluran kredit yang tumbuh double digit tersebut berdampak terhadap meningkatnya perseroan, dimana tercatat aset BRI mencapai sebesar Rp1.989,07 triliun atau tumbuh 9,11% yoy.

Apabila dirinci, seluruh segmen pinjaman BRI tercatat tumbuh positif, segmen tercatat tumbuh 10,51% yoy menjadi Rp622,61 triliun, segmen konsumer tumbuh 11,62% yoy menjadi Rp193,96 triliun, segmen kecil dan menengah tumbuh 8,06% yoy menjadi Rp272,85 triliun dan segmen korporasi tumbuh 15,10% yoy menjadi Rp219,24 triliun.

“Ke depan, BRI tetap optimis di tengah kondisi perekonomian dunia yang masih diliputi ketidakpastian. Perseroan memiliki yang besar untuk mengarungi iklim bisnis pada 2024, karena BRI memiliki fundamental yang kuat,” pungkas Sunarso. RHT