RAYA- Nasyiatul Asyiyah merayakan milad ke 93 tahun, pada perayaan tersebut Nasyiatul Asyiyah menggelar seminar parenting dengan tema “Toxic Parents? No Way!”, Sabtu (29/6/2024).

Ketua PW Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulteng, Rifka Yunita mengatakan, seminar tersebut merupakan tindaklanjut dari kegiatan serupa yang diikuti oleh perwakilan Nasyiatul Aisyiyah Sulteng di tingkat nasional.

“Beberapa waktu lalu perwakilan dari Nasyiatul Asyiyah Sulteng mengikuti seminar Tingkat Nasional bertemakan parenting yang digelar oleh Nasyiatul Asyiyah pusat, harapan mereka bahwa kegiatan itu juga dapat dilakukan oleh Nasyiatul Asyiyah di setiap wilayah, sehingga kegiatan ini kami gelar sebagai bentuk komitmen kami untuk mengimplementasikan ilmu yang telah kami peroleh,” ucapnya Kepada Sulteng Raya.

Sehubungan dengan itu, tujuan dari seminar tersebut untuk mempererat silaturahim antar PDNA se Sulawesi Tengah bersama PWM, PWA, PWNA dan Ortom-ortom Muhammadiyah tingkat Wilayah serta Pemprov Sulawesi Tengah.

Seminar juga digelar sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kondisi parenting masa kini di tengah maraknya kekerasan terhadap anak.

Untuk itu kata dia, melalui seminar tersebut para peserta seminar mendapatkan tips dan trik parenting masa kini yang tidak toxic.

“Tentunya ini juga sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kondisi parenting saat ini, kita melihat ada banyak kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia sehingga kita berupaya untuk menggelar seminar ini agar para peserta seminar yang notabene adalah , baik yang berstatus sebagai ibu muda maupun calon ibu kedepannya mampu memberikan parenting yang baik bagi anak-anaknya, agar kasus-kasus kekerasan terhadap anak tidak terjadi lagi,” katanya.

Senada dengan itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulteng, Muh. Amin Parakkasi dalam sambutannya mengatakan, pentingnya seminar tersebut diikuti agar para orangtua dan keluarga memahami cara parenting yang baik, mengingat anak merupakan generasi penerus bangsa.

“Kegiatan ini sangat penting untuk diikuti, agar kita sebagai orangtua lebih mampu melakukan parenting yang baik bagi anak-anak kita, yang sesuai dengan zamannya, mengingat anak adalah generasi penerus bangsa,” ucapnya.JAN