RAYA-Pengurus Ulil Albab bersama Universitas Muhammadiyah () kembali melaksanakan pemotongan hewan kurban sebagai bagian dari rangkaian ibadah perayaan Idul Adha 1445 H. Tahun ini, kegiatan pemotongan hewan kurban tercatat sebanyak 11 ekor sapi, yang dilakukan selama dua hari berturut-turut.

Pada hari pertama, Senin, 17 Juni 2024, sebanyak enam ekor sapi dipotong. Proses pemotongan dilakukan dengan khidmat dan sesuai dengan tata cara syariat Islam. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para , dosen, dan pengurus masjid.

Sementara itu, pemotongan di hari kedua, Selasa, 18 Juni 2024, tercatat sebanyak lima ekor sapi. Serangkaian kegiatan ini melibatkan seluruh keluarga besar Civitas Akademika Unismuh Palu, yang dengan penuh semangat dan kebersamaan turut serta dalam proses pemotongan hingga distribusi daging kurban.

Menurut Ketua Panitia Kurban, Kumaini M. Timumun, 11 ekor sapi yang dikurbankan tahun ini berasal dari sumbangan keluarga besar Civitas Akademika Unismuh Palu. “Kami sangat bersyukur atas partisipasi dan sumbangan dari seluruh keluarga besar Unismuh Palu. Ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian kita terhadap sesama, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Adha,” ujar Kumaini.

Lebih lanjut, Kumaini menjelaskan bahwa daging kurban didistribusikan ke sejumlah titik yang telah ditentukan. Beberapa di antaranya adalah panti asuhan, mahasiswa kader, masyarakat sekitar kampus di Jalan Hangtuah, Hunian Tetap (Huntap), dan Muhammadiyah Boarding School (MBS). “Kami berharap, dengan distribusi daging kurban ini, dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka yang menerima. Terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Proses distribusi dilakukan dengan teliti dan terorganisir, memastikan setiap penerima mendapatkan bagian yang layak. Mahasiswa kader Unismuh Palu juga turut serta dalam proses distribusi, membantu panitia untuk memastikan daging kurban sampai ke tangan yang tepat.

Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. , SE., MM turut memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan kurban ini bukan hanya sebagai ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara kita. Saya sangat mengapresiasi kerja keras panitia dan semua pihak yang terlibat,” ujar Prof Rajindra. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Unismuh Palu kepada masyarakat. “Sebagai institusi pendidikan, Unismuh Palu tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada aspek dan kemasyarakatan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berusaha untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.ENG