RAYA- Universitas Tadulako () kembali menghasilkan sebanyak 1.431 alumni, melalui proses wisuda angkatan 123, terdiri dari Pascasarjana 29 orang dan S1 sebanyak 1.402 orang, dilaksanakan di Auditorium Untad, Rabu (24/4/2024).
Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT dalam pesan Almamaternya mengingatkan kepada para alumni tersebut, agar tidak melupakan semangat Ketadulakoan yang selama ini ditanamkan kepada setiap di kampus ini, yakni Nakaba, Natona Langgai, dan Nabaraka.
“Kami percaya sebagai insan Tadulako, alumni Universitas Tadulako memiliki Ketadulakoan, yakni Nakaba artinya memiliki semangat juang dan inovatif, Natona Langgai artinya berani dalam berbuat untuk kebaikan, serta Nabaraka artinya adaktif dalam menghadai perubahan zaman,”sebutnya.
Nilai-nilai tersebut katanya penting dimiliki dan diimplementasikan setiap alumni dalam kehidupan sehari-hari, baik di masyarakat maupun di dunia kerja. Karena itu akan menjadi spirit dalam berkarya di wilayah professional.
Sekaligus mengingatkan bahwa prosesi wisuda bukanlah titik akhir perjalanan studi dan keilmuan seseorang, tapi justru merupakan titik awal untuk memulai kehidupan dan perjalanan intelektual yang sesungguhnya.
Proses wisuda hanyalah merupakan salah satu fase baru dalam kehidupan, dimana tanggungjawab yang lebih besar telah menanti. Untuk itu harus tetap semangat dan bersabar dalam menghadapi tahapan baru yang akan dilalui, sebagaimana semangat dan sabar yang perna mereka lalui saat mengikuti kuliah, mengerjakan tugas, membuat laporan praktikum, dan melewati masa-masa penyelesaiaan skripsi, tesis, dan disertasi.
Di tempat yang sama, mewakili seluruh jajaran sivitas akademika Untad mengucapkan selamat kepada para peserta wisudawan dan wisudawati, teristimewa yang menyandang gelar wisudawan dan wisdawati di setiap fakultas.
Begitu juga ucapan selamat dan apresiasi diberikan kepada wisudawan terbaik tingkat Universitas Tadulako angkatan 123 yang diraih oleh Asia Hukama (Nomor stambuk D10120131) berasal dari Fakultas Hukum, Program Studi Hukum dengan IPK 3,99 dengan masa studi 3 tahun 6 bulan 8 hari.
Pencapaian yang diraih para wisudawan dan wisudawati saat ini kata Prof Amar, adalah merupakan hasil perjuangan yang panjang dan melelahkan, untuk itu Rektor memberikan apresiasi dan yang setinggi-tingginya kepada wisudawan dan wisudawati yang mulai saat ini berhak menyandang gelar baik sebagai ahli madya, sarjana, magister, maupun doktor.
Di penghujung pesan Almamaternya, Rektor menyempaikan selamat dan terimakasih kepada orang tua wisudawan dan wisudawati selama ini penuh kesabaran mendampingi dan mendukung perjuangan putra putri mereka dalam meraih cita-citanya.
Lima atau tujuh tahun katanya bukanlah waktu yang singkat dalam membersamai perjuangan, dan saat ini tiba saatnya pihak Universitas Tadulako mengembalikan mereka ke orang tua masing-masing sebagai seorang sarjana.
Dan meminta kepada para orang tua untuk tidak meninggalkan putra putri mereka. “Tetaplah peluk mereka dalam setiap doa, karena apa yang diperoleh saat ini masih awal dari setiap perjalanan panjang mereka menuju pencapaiaan cita-cita yang sesungguhnya,”pesan Prof Amar. ENG