RAYA – Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia () provinsi Sulteng, menyatakan siap untuk maju pada Pilkada Kota tahun 2024. Alasan Gufran Ahmad maju di Pilkada, karena ingin melakukan pengabdian yang lebih luas di masyarakat. Selain itu, keinginan maju di karena adanya dorongan keluarga dan berbagai komunitas.
“Sejumlah komunitas yang menjadi bagian dari saya mendorong. Baik itu secara komunitas maupun pribadi-pribadi agar saya maju Pilkada tahun 2024,” kata Gufran Ahmad kepada sejumlah media, Kamis (18/4/2024).
Menurut Gufran, berjuang di jalur politik akan memberikan wewenang yang lebih besar dan luas di masyarakat. Gufran juga memastikan bahwa dirinya maju di Pilkada melalui jalur partai politik. Olehnya, saat ini pihaknya telah membangun komunikasi dengan sejumlah parpol di .
“Saya membangun komunikasi dengan partai politik yang tidak mengusung kadernya. Saya juga akan mendaftar di partai politik yang membuka pendaftaran di Pilkada,” ungkapnya
Terkait mengenai kiprah, Gufran menjelaskan bahwa kontribusinya dalam pembangunan Kota Palu ditunjukkan melalui berbagai bidang usaha yang digeluti serta terlibat aktif dalam sejumlah organisasi.
Adapun sederet organisasi yang menjadi ruang pengabdian bagi Gufran Ahmad diantaranya, Ketua KADIN Kota Palu, Ketua PBSI Sulteng, Persatuan Insinyur Indonesia, IKA Teknik , , REI, serta Ketua Inkindo Sulteng dua periode.
Bahkan kiprahnya di organisasi-organisasi tersebut bisa mencapai level pengurus Pusat, seperti menjadi waketum di Inkindo Pusat. Kemudian di Bidang Rumah Sederhana pada pengurusan REI pusat, serta bidang kontruksi di pengurus pusat Persatuan Insinyur Indonesia. Selain itu, Gufran juga menjadi Sekjen di Persatuan
kadin kabupaten/kota se-Indonesia, dimana anggotanya terdiri dari 514 Kadin se-Indonesia.
“Kalau Ketuanya dari Kadin Kota Batam, kita dipercaya menjadi sekjen,”ungkapnya.
Adapun fokus utama Gufran Ahmad jika terpilih di Pilkada Kota Palu yakni menjadikan Kota Palu sebagai Kota Jasa. Katanya, kota jasa bisa diwujudkan dengan membenahi sejumlah fasilitas dan memberikan layanan agar tetarik berinvestasi di Kota Palu.
“Karena memang Kota Palu ini, konsepnya kota jasa. Jadi itu yang akan kita fokuskan,” kata Gufran. WAN