RAYA – Untuk meringankan beban masyarakat menjelang Idul fitri 1445 H dan membantu pemerintah dalam pengendalian inflasi, menggelar yang pembukaannya dilakukan Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko, Kamis (4/4/2024).

Pasar murah yang diselenggarakan di lapangan apel Polda Sulteng itu, telah menyiapkan puluhan komoditi bahan pokok penting yang dibuka mulai pukul 09.00 wita sampai dengan pukul 15.00 wita.

“Bulan adalah bulan yang istimewa bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia. Di bulan yang penuh berkah ini, kita diajak untuk meningkatkan iman dan taqwa melalui ibadah maupun kegiatan-kegiatan positif,” kata Wakapolda Sulteng dalam pembukaan pasar murah membacakan sambutan Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho.

Masih kata Wakapolda, beberapa kegiatan positif telah dilakukan Polda Sulteng diantaranya lomba-lomba keagamaan, dan berbagi takjil kepada masyarakat baik di mako Polda, dan Polsek jajaran.

“Demikian juga pasar murah Ramadan yang kita selenggarakan pada hari ini, merupakan wujud nyata dari semangat berbagi dan kepedulian Polda Sulteng terhadap masyarakat yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Soeseno Noerhandoko lanjut mengatakan, pasar murah Polda Sulteng hari ini digelar atas kerjasama dengan para distributor maupun toko dan ritel modern dalam rangka menyambut hari raya Idul fitri 1445 H serta pengendalian inflasi di daerah Sulteng. “Terlebih momen seperti saat ini harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok ikut mengalami fluktuasi yang terjadi pada beberapa komoditi,” terang Wakapolda Sulteng.

“Dengan kegiatan pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan murah dalam menjalankan ibadah Ramadan dan menyambut Idul fitri 1445 H,” tambahnya.

Soeseno juga menyebut melalui kegiatan pasar murah dapat meningkatkan daya beli masyarakat sehingga dapat menekan gejolak harga barang kebutuhan pokok di pasaran serta untuk mengendalikan inflasi daerah.

Sementara, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan, selain pasar murah, beberapa langkah antisipasi telah dilakukan Polda Sulteng dalam pengendalain inflasi daerah.

Kegiatan itu sebut Djoko, diantaranya pemantau harian harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok penting sebagai deteksi dini kenaikan harga dan kelangkaan barang kebutuhan pokok.

Djoko menambahkan, upaya lain yaitu dengan komunikasi publik yang baik melalui berbagai forum dan media untuk menjaga psikologis pasar agar masyarakat tetap tenang dan tidak terjadinya Panic Buying. Langkah berikutnya yaitu mendorong kerjasama antar daerah untuk menjamin kemandirian pangan.

Kabidhumas Polda Sulteng selanjtnya mengimbau kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi pada kegiatan pasar Ramadan ini untuk berbelanja secara bijak, belanja sesuai kebutuhan dan bukan karena keinginan.

Diketahui, pasar murah ini terselenggara berkat kerjasama Polda Sulteng dengan Dinas Perindistrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng, Badan Usaha Logistik, Tim Pengendali Inflasi Daerah, Distributor dan Ritel Modern.*/YAT