RAYA-Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama , bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kabupaten tersebut.

Rektor UIN Datokarama Prof .Dr. H. Lukman S Thahir, Kamis (4/4/2024), mengemukakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk keterbukaan Pemkab Pasangkayu dan keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan kualitas hidup masyarakat.

“Hal ini menjadi satu komitmen kuat dari Pemkab Pasangkayu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda, demi menciptakan masyarakat yang berdaya saing unggul secara intelektual, moral, spiritual, dan keterampilan,” kata dia.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understunding () yang dilakukan oleh Rektor UIN Datokarama Lukman Thahir dan Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa.

Menurut Rektor, kerja sama itu lebih mengarah kepada pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan ruang lingkup meliputi program pendidikan S1, S2 dan S3. Kemudian, program penelitian dan pengabdian masyarakat, serta pengembangan kualitas pendidikan di Pasangkayu.

“Selain itu kolaborasi ini juga upaya meningkatkan sumber daya dan fasilitas yang ada pada masing-masing pihak, guna mengoptimalkan pelayanan publik,” ujar Lukman.

Melalui kolaborasi ini, kata dia, menjadi salah satu pintu masuk bagi generasi muda di Pasangkayu untuk melanjutkan studi di UIN Datokarama Palu pada jenjang strata satu maupun strata dua.

“Pada ruang lingkup pendidikan, UIN Datokarama membuka pintu seluas-luasnya untuk masyarakat dan ASN di kabupaten itu mengenyam pendidikan di semua jenjang S1, S2 dan S3,” ungkapnya.

Lebih lanjut di jelaskannya ruang lingkup penelitian, UIN Datokarama akan berkolaborasi dengan Pemda Pasangkayu melaksanakan riset di masyarakat, untuk menopang upaya pemerintah daerah (pemda) setempat dalam upaya percepatan pembangunan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

“Sedangkan ruang lingkup pengabdian, kami melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) tematik moderasi beragama dan KKN tematik di kabupaten itu,” katanya. *ENG