RAYA-Takmir Ulil Albab Universitas Muhammadiyah () memanfaatkan Bulan Suci Ramadhan 1445 H dengan mengadakan beragam kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperbanyak amalan ibadah.

Selain tilawah dan kajian keagamaan, setiap malam di masjid tersebut diadakan buka puasa bersama, serta salat tarawih berjamaah yang diikuti oleh ceramah siraman rohani dari unsur pimpinan, dosen Unismuh, dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulteng secara bergilir.

Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LP2AIK) juga turut memeriahkan bulan puasa dengan mengadakan pengajian rutin di masjid ini, menghadirkan pemateri dari PWM Sulteng yang diikuti oleh seluruh sivitas akademika Unismuh Palu.

“Di sini sepanjang Bulan Ramadhan 1445 H, selain ada aktifitas salat lima waktu sebagaimana biasanya juga ada kegiatan Tadarus Qur'an, Salat Tarawih, tema ceramah tarawih dan subuh bervariasi, begitu juga saat dhuhur ada kultum,”sebut Ketua LP2AIK sekaligus Ketua Takmir Masjid Ulil Albab Unismuh Palu, Muh Ilyas Paduntu, S.Ag, M.PdI, belum lama ini.

Dekan FKIP Unismuh Palu Dr. Mustamin Idris, M.Si saat mengisi kultum Dhuhur, di Masjid Ulil Albab Unismuh Palu, Selasa (2/4/2024). Foto: Amiluddin

Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. , SE., MM, menyatakan bahwa kegiatan ini telah menjadi rutinitas tahunan kampus tersebut, bahkan pengajian sudah menjadi jadwal bulanan, bukan hanya di bulan puasa.

Sementara aktivitas perkuliahan tetap berjalan sesuai jadwal, ibadah puasa katanya tidak boleh menjadi alasan untuk bermalas-malasan dalam perkuliahan. Menurutnya, belajar sambil berpuasa adalah cara yang lebih baik untuk meraih pahala ganda, karena menuntut ilmu juga merupakan bagian dari ibadah.

Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, Unismuh Palu juga merasa terbantu dengan adanya kegiatan keagamaan ini. Mereka menganggap bahwa kehadiran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan sangat memudahkan mereka untuk memperdalam pemahaman agama Islam serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Beberapa mahasiswa bahkan menyatakan suasana kebersamaan dan kekompakan yang tercipta dalam kegiatan tersebut memberikan motivasi tambahan bagi mereka untuk menjalani ibadah puasa dengan penuh kesungguhan.

Selain itu, partisipasi aktif dari dosen dan pimpinan kampus dalam kegiatan keagamaan ini juga menjadi contoh yang baik bagi mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa kesibukan akademik tidak harus menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendalami agama dan menjalankan ibadah dengan baik.

Dosen-dosen Unismuh Palu turut menyempatkan waktu mereka untuk ikut serta dalam kegiatan keagamaan ini, memberikan ceramah, serta memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk tetap semangat dalam menjalankan ibadah di tengah kesibukan perkuliahan. ENG