SULTENG RAYA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II menyambut hangat kepedulian siswa/siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Model Terpadu Madani, Sabtu (27/1/2024) pagi.
Kunjungan itu dilaksanakan sebagai rangkaian aksi dengan menggelar Harmonisasi Dalam Pengendalian Sosial Represif (Hamdala Sore) guna mewujudkan anak yang memiliki mental kuat, bertanggung jawab, disiplin menuju Indoneis Emas 2045.
Berpusat di Aula Terbuka, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun didampingi oleh Pejabat Struktural eselon IV dan V menyambut kedatangan jajaran akademik SMAN Model Terpadu Madani, yang pada saat itu dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Armyn beserta 256 orang Siswa/Siswinya yang akan melaksanakan penelitian tentang pengendalian Sosial Represif bagi anak binaan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan kunjungan ini sangatlah penting dalam mendukung tumbuh kembang bagi setiap anak binaan. Tidak lupa dirinya pun mengucapkan terima kasih atas kunjungan, kerjasama, serta kepedulian para siswa dan seluruh jajaran akademik SMAN Model Terpadu Madani kepada seluruh anak binaan.
“Saya ucapkan terima kasih banyak atas kunjungan yang dilakukan oleh pihak SMAN Model Terpadu Madani, sungguh bangga dapat menerima secara langsung, semoga hal baik ini dapat terus berlanjut,” ucap Revanda.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan mengenai pola pembinaan yang dihadirkan bagi seluruh anak binaannnya, terkhusus dengan memberikan program-program inovasi dalam mendukung minat dan bakat.
“Dalam menumbuhkan rasa percaya diri, dan mengembangkan bakat bagi setiap anak, kita selaku pembina, orang tua, kakak sudah wajib memberikan program yang layak dan siap mendukung mereka sebagai calon generasi cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Selain itu, dirinya turut menambahkan torehan prestasi para anak binaan baik di tingkat regional maupun nasional yang menandakan bahwa komitmen kuat yang dibangun LPKA Palu bukan hanya sekedar pembicaraan, namun ada bukti nyata yang dapat disampaikan kepada publik.
“Saya pastikan seluruh anak binaan disini terpenuhi hak-haknya, sama seperti anak pada umumnya, bersekolah dan berekreasi, walaupun sedang menjalani masa pembinaan, mereka tetaplah anak-anak yang harus kita dampingi dan kita arahkan,” tambah Revanda.
Dimomen berbahagia tersebut, LPKA Palu menerima sejumlah buku modul pembelajaran beserta alat tulis dalam menunjang pendidikan berkelanjutan bagi seluruh anak binaan dari SMAN Model Terpadu Madani.
Dipandu oleh pembawa acara, kegiatan berlangsung meriah dan penuh rasa kekeluargaan, dengan mendukung transformasi , paparan mengenai LPKA dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh siswa/siswi, diskusi bersama pun tercipta antara Petugas maupun seluruh akademisi dari SMAN Model Terpadu Madani.
Sementara, Armyn mengatakan kegiatan ini merupakan metode baru yang dihadirkan pihaknya dalam mendukung kurikulum terbaru, tentunya ia merasa bangga dapat mendapingi siswa/siswi yang melangsungkan penelitian di LPKA Palu.
“Semoga kunjungan ini membangkitkan energi dan dorongan kepada seluruh anak binaan, dan saya sangat apresiasi kinerja Bapak Kepala LPKA Palu beserta jajarannya. Tentu kami siap untuk terus menjadi kontribusi dalam mendukung tumbuh kembang bagi setiap anak binaan,” jelas Armyn. */YAT