SULTENG RAYA – Perusahaan Umum Kantor Wilayah Sulawesi Tengah kembali mendatangkan beras impor dari Thailand sebanyak 4.800 ton. Stok tersebut tiba di Pelabuhan Pantoloan, Senin (29/1/2024).

Dengan demikian, stok beras di setidaknya sebanyak 11.000 sampai 12.000 ton. Stok tersebut sangat mempuni untuk menghadapi bulan Ramadan dan untuk kegiatan-kegiatan intervensi harga oleh Pemda maupun program SPHP Bulog.

“Intinya total beras impor ini akan masuk 20.000 ton ke Sulteng, Cuma bertahap. Ini tahap kedua setelah yang pertama juga 4.800 ton,” kata Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulteng, Heriswan, kepada Sulteng Raya, Rabu (31/1/2024).

Namun demikian, kata Heriswan, pihaknya tetap menaruh perhatian pada serapan beras lokal di Sulteng. Pihaknya tetap memonitor daerah-daerah sentra produksi untuk kemudian melakukan penyerapan.

“Kita tetap melakukan penyerapan selama HPP memenuhi ketentuan dan mutu terjamin. Pengadaan beras lokal juga menjadi concern Bulog,” tutup Pimwil Heriswan. RHT