SULTENG RAYA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II terus berupaya menciptakan lingkungan yang Bersih dari Narkoba (Bersinar) dengan melakukan tes urine kepada 5 anak binaannya, kegiatan itu rutin dilakukan setiap pekan agar memastikan anak binaan tetap terjaga dan terawasi dalam penggunaan barang-barang terlarang, Senin (22/1/2024) pagi.
Dimulai dengan pengecekan data perkamar, para petugas perawat LPKA Palu secara bergiliran memanggil satu persatu anak binaan yang akan dilakukan tes urine.
Mewakili tim perawat, Lise Apole mengatakan, hal ini merupakan komitmen bersama yang ditegaskan oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun dalam menuntaskan penyalahgunaan Narkotika dikalangan usia remaja.
“Dalam mewujudkan LPKA Palu bersinar, perlu adanya komitmen bersama dan aksi nyata, berikutnya bukan hanya para anak binaan, namun seluruh petugas LPKA Palu akan dilakukan tes urine secara berkala,” kata Lise.
Selanjutnya, dirinya menjelaskan bahwa di LPKA Palu terdapat 6 kamar dengan jumlah keseluruhan 22 anak binaan dan akan dilakukan secara bergantian untuk dilakukan pemeriksaan. “Selain adanya deteksi dini dari teman-teman pengawasan, kami juga gencar menciptakan generasi cerdas, generasi sehat yang bebas dari penyalahgunaan barang-barang terlarang,” jelasnya.
Diketahui, dari 5 orang anak binaan tersebut, salah satu anak akan diusulkan pada program pembebasan bersyarat. “Menjadi salah satu syarat terpenting sebelum anak mendapatkan haknya, mereka patut untuk dilakukan pemeriksaan seperti ini,” tambahnya.
Hasil dari pemeriksaan itu, menyatakan bahwa tidak adanya terdapat penggunaan barang-barang terlarang di lingkungan kantor LPKA Palu atau dapat dikatakan hasilnya negatif.
Sementara, kegiatan itu kembali mendapatkan apresiasi dari Kepala LPKA Palu yang bangga atas terobosan para jajarannya serta terus semangat dalam mewujudkan generasi cerdas, generasi sehat.
“Terima kasih, ini merupakan bukti nyata yang berhasil kita wujudkan dan kita gaungkan bersama untuk diinformasikan kepada seluruh masyarakat, semoga hal ini dapat terus dipertahankan, mari bersama membangun daerah lewat para generasi yang bebas dari penyalahgunaan narkotika,” jelas Revanda. */YAT