SULTENG RAYA – BPD Bank Sulteng dan Mega Corpora melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang pembentukan kelompok usaha bank (KUB) antara Bank Mega dan Bank Sulteng di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur, Jalan Sam Ratulangi, Kota , Jumat (26/1/2024).

Kepala Regional VI Sulampua, Darwisman, menyambut baik penandatanganan kesepakatan itu serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kesepakatan tersebut.

Dengan ditandatanganinya kesepakatan itu, OJK meminta BPD Bank Sulteng dan Mega Corpora sesegera mungkin mengajukan dokumen pemegang pengendali (PSP), dan syarat penunjang lainnya secara pararel.

“Harapan kami, mudah-mudahan KUB yang tercepat dibanding BPD yang lain. Kami dari OJK akan mengawal itu. Langkah besar konsolidasi lewat KUB merupakan bagian dari pilar pertama roadmad perbankan terkait penguatan struktur dan kompetitif. Ini mampu mewujudkan perbankan yang tangguh dan mampu bersaing,” katanya.

Sementara itu, Founder Mega Corpora, Chairul Tanjung, menyampaikan pihaknya sangat bersemangat untuk menjalankan kesepakatan itu. Ia menjabarkan akan banyak keuntungan aspek bisnis dan tata Kelola BPD yang bisa didapat setelah pengurusan di regulator rampung.

“Kita berharap kerja sama kedua entitas menambah value dari Bank Sulteng. Asetnya harus jauh lebih tinggi, juga harus lebih tinggi. Untuk itu semua diperlukan perubahan-perubahan. Seperti di SDM, dari segi pengelolaan dana, dari segi teknologi karena perbankan saat ini arahnya ke . Ini juga nanti bisa melakukan transformasi dengan Bank Mega. Yang terakhir, good governance atau penguatan tata kelola. Semoga kerja sama ini menghasilkan kebaikan khsusunya untuk masyarakat Sulteng,” ungkapnya.

Setali tiga uang, Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura pun menyambut baik akselerasi yang dilakukan kedua entitas. Gubernur menilai, KUB itu sebagai langkah maju untuk Bank Sulteng menata bisnis agar lebih baik kedepan, khususnya untuk menjaga kepercayaan nasabah dari lintas aspek.

“Ini pertama di Indonesia seperti yang sudah disinggung kepala OJK tadi, kita menjadi pemrakarsa. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada pak Chairul Tanjung, kita sekarang tinggal bagaimana memberikan dukungan untuk terus tumbuh,” katanya.

Usai penandatanganan kesepakatan itu, Chairul Tanjung bersama Gubernur melakukan peletakkan batu pertama pembangunan RS Dhuafa di Jalas Suharso, Kota Palu. RHT