SULTENG RAYA – Branch Office (BO) melaksanakan penyaluran bantuan tahap I untuk penanganan di Kota Palu kepada Puskesmas Birobuli di Jalan Abd. Rahman Saleh, Kota Palu, Rabu (24/1/2024).

Seremoni penyaluran bantuan diserahkan langsung oleh Branch Office Head (BOH) BRI BO Palu, Budi Prastiyanto kepada Kepala Puskesmas Birobuli, Jumiati S.SI.T disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, dr. Rochmat Jasin.

Budi Prastiyanto mengatakan, penerima bantuan yakni sebanyak 29 anak stunting dengan prioritas kurangnya asupan gizi yang sepenuhnya dilakukan oleh Puskesmas Birobuli. Kedepan, juga akan menyalurkan bantuan tahap II dan tahap III atau selama tiga bulan berturut-turut.

Branch Office Head BRI BO Palu, Budi Prastiyanto menggendong balita penerima manfaat bantuan stunting tahap I di Puskesmas Birobuli, Kota Palu, Rabu (24/1/2024). FOTO: DOK. BRI PALU

Selain itu, lanjutnya, BRI Palu juga memberikan bantuan peralatan medis pendukung penanganan stunting sehingga dapat memudahkan deteksi dini balita yang mengidap stunting.

“Penyaluran bantuan terkait stunting ini merupakan upaya BRI untuk bahu-membahu dengan pemerintah setempat menangani dan melakukan pencegahan terhadap stunting yang menjadi fokus pemerintah di bidang kesehatan saat ini. Kami berharap, program sosial ini dapat memberikan manfaat agar Kota Palu dapat menurunkan angka stunting,” kata Budi.

Palu menurunkan logisitk bantuan penanangan stunting tahap I untuk Puskesmas Birobuli, Kota Palu, Rabu (24/1/2024). FOTO: DOK. BRI PALU

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Palu, Rochmat Jasin, mengapresasi inisiatif program sosial BRI Palu yang menyasar sektor kesehatan. Menurutnya, bantuan itu akan sangat bermanfaat bagi penerima manfaat nantinya demi pemenuhan nutrisi dan tumbuh kembang balita yang diintervensi.

“Kota Palu memiliki sejumlah program untuk penanganan stunting dan menjadi fokus utama pemerintah juga. Kolaborasi-kolaborasi seperti ini akan memberikan spirit agar pemerintah makin konsisten tehadap dinamikan stunting ini,” tutupnya. RHT