SULTENG RAYA- Biro Akademik dan Kemahasiswaan Untad mengadakan kegiatan khusus membahas permasalahan pencegahan pemalsuan ijazah lewat Workshop Pelaporan Data PDDikti yang Efektif dan Validasi Penomoran Ijazah Nasional (PIN) Untad Tahun 2023, digelar di salah satu hotel di Kota , Senin (4/12/2023).

Workshop tersebut dihadiri sejumlah 250 orang yang berasal dari bidang akademik, koordinator prodi serta operator PDDikti dan pengelola ijazah di biro Akademik Kemahasiswaan.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Untad, Dr. Munari, S.T.,S.H.,M.H mengatakan, workshop tersebut diharapkan dapat mencegah pemalsuan ijazah yang semakin marak terjadi.

Katanya, dalam hal pelayanan yang menjadi fokus Biro Akademik dan Kemahasiswaan Untad saat ini, antara lain terkait aplikasi/infrastrukutur, SDM, pemahaman regulasi/aturan dan fasilitas serta SOP yang digunakan dalam layanan akademik.

Selain itu, membangun ekosistem antara civitas akademika dan juga katanya perlu didorong, agar peraturan dari pusat dapat diimplementasikan dengan maksimal di kampus.

“Tak jarang tugas kami di kampus menjadi cukup banyak, karena para Mahasiswa biasanya banyak yang molor waktu perkuliahannya, sehingga berpengaruh pada ijazah mereka,”sebutnya.

“Belum lagi para pemberi kerja juga biasanya memberikan syarat nomor ijazah yang perlu dicek di PDDIKTI, terkait status lulus/DO oleh para alumni,”tambah Munari.

Dikegiatan itu, menghadirkan pemateri dari Kemendikbud diantaranya Ir. Franova Herdiyanto, S.Kom.,M.T.I dan Annisa Nur Fadhilah selaku.ENG