SULTENG RAYA –  Komisi Pemilihan Umum ()  Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih pada mendatang. Salah satu upaya dilakukan dengan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada sejumlah segmen masyarakat.

Setelah sosialisasi kepada segmen masyarakat adat, KPU Sulteng kembali melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada Segmen Disabilitas dan Marginal  di Hotel Santika , Jumat (1/12/2023).

Komisioner KPU Sulteng, Nisbah mengatakan, KPU sengaja menempatkan kelompok disabilitas dan kelompok marginal menjadi bagian yang disasar, karena kelompok ini menjadi bagian penting dalam proses kontestasi Pemilu 2024.

“Kenapa ini penting, karena ada hal yang perlu diperhatikan dalam proses Pemilu terkait hak dan kebutuhan mereka yang perlu diperhatikan oleh negara,”jelas Nisbah.

Menurut Nisbah, kegiatan ini bertujuan  memberikan pemahaman kepada kelompok marginal dan disabilitas  bahwa mereka juga memiliki hak yang sama dalam menentukan masa depan bangsa.

“Karena kesuksesan dan keberhasilan Pemilu itu harus melibatkan seluruh elemen bangsa,”kata Nisbah

Nisbah melanjutkan, KPU memastikan kelompok disabilitas masuk dalam Daftar Pemilih Tetap serta menjamin aksesibilitas bagi kelompok disabilitas pada Pemilu 2024. 

“Kita bicara mengenai hak -hak mereka sebagai warga negara. arah dari kebijakan Pemilu itu adalah lahirnya kebijakan yang berpihak kepada seluruh warga negara temasuk difabel dan marginal,”jelas Nisbah.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan itu yakni Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Dr. Sahran Raden yang menegaskan bahwa prinsip aksesibilitas dan kampanye inklusif wajib diterapkan pada Pemilu 2024. *WAN