SULTENG RAYA – Parigi Moutong (Parmout), Richard Arnaldo mengingatkan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. ASN tidak boleh terlibat dalam hiruk pikuk politik.

“ASN memiliki asas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,”ujar Pj Bupati Parmout dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf

Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Mawardin pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-53 yang dirangkaikan dengan peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-78 tahun 2023 di halaman Kantor Bupati Parmout, Rabu (29/11/2023).

Terkait dengan peringatan HUT Korpri, Pj Bupati mengatakan para anggota Korpri adalah pelayan publik yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Olehnya setiap anggota Korpri haruslah menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa dan bukanlah bagian dari masalah bangsa.

“Untuk mencapai itu semua, dibutuhkan upaya serta kerja keras oleh seluruh anggota Korpri. Ini merupakan tantangan yang tidak mudah dan memerlukan komitmen dari segenap unsur Korpri dan seluruh individu selaku individu ASN, termasuk adanya program-program yang terarah untuk meningkatkan kapabilitas, mentalitas, profesionalitas, moralitas, serta sistem yang baik,” jelasnya.

Selanjutnya terkait dengan peringatan  HUT PGRI Ke-78, Pj Bupati mengatakan, guru merupakan garda terdepan pendidikan, guru juga menjadi pengajar praktik bagi rekan lainnya terkait pengembangan pelajaran di sekolah, mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah, membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah.

Oleh sebab itu katanya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan dan Ristek mencanangkan program guru penggerak untuk membentuk seorang tenaga pendidik menjadi pemimpin pembelajaran.

“Saya berharap semoga peringatan HUT Ke-78 PGRI tahun 2023 ini dapat menumbuhkan semangat perjuangan dan komitmen dari seluruh stakeholder dalam mencerdaskan anak bangsa melalui dunia pendidikan dan para tenaga pendidik terus mengobarkan semangat juang dalam mendidik generasi bangsa dengan mengikuti perubahan zaman dalam menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.*/AJI