SULTENG RAYA- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah () kembali melepas 41 Mahasiswanya mengikuti program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL)  Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di sejumlah instansi di Kota Palu.

Sebelum mereka ini dilepas, para tersebut mengikuti pembekalan di Aula FAI Unismuh Palu, Sabtu (4/11/2023). Dekan FAI Unismuh Palu, Dr. Moh Rizal Masdul, S.Pdi., M.Pd dalam arahannya mengatakan, PPL ini adalah bagian penting dalam proses pendidikan di bangku perkuliahan.

Program ini akan mendorong kompetensi mahasiswa, sekaligus implikasi dari teori yang telah diterima seluruh mahasiswa selama beberapa semester di dalam kampus. Dimana syarat untuk mengikuti PPL mahasiswa harus menempuh bobot minimal 110 SKS sesuai dengan disiplin keilmuannya.

Dekan juga mengingatkan, bahwa terdapat tiga kompetensi yang harus dimiliki dan diperhatikan oleh peserta PPL yakni Kognitif, Afektif dan Psikomotorik.

Kognitif berkaitan dengan pengetahuan (teori), pengetahuan inilah yang harus diaplikasikan dimana mereka ditempatkan. Afektif sendiri berkaitan dengan sikap dan prilaku, harus bisa menunjukan sikap yang baik, karakter yang baik dimana mereka ini di tempatkan, terakhir Psikomotorik berkaitan dengan keterampilan (skill) tau kemampuan bertindak, melaksanakan intruksi atau perintah pamongnya di tempat mereka PPL.

“Intinya, peserta PPL harus memiliki dan memahami pengetahuan, mampu mengaplikasikan pengetahuannya dan disertai dengan sikap yang baik, karakter yang baik,”pesan Dekan.

Sementara itu, Ketua Panitia PPL, Abdul khalik S.Pdi., M.Pdi menguraikan, jika peserta PPL tahun ini sejumlah 41 orang, terdiri dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) 29 orang, Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) 4 Orang, Hukum Ekonomi Syariah (HES) 3 orang, Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 4 orang, dan  Ahwal Al-Syakhshiyyah (AI) 1 orang.

Para peserta PPL akan berada di lokasi selama 30 hari dan 10 hari berada di FAI Unismuh Palu. Adapun lokasi PPL mereka ini masing-masing 28 orang di sejumlah sekolah, di TK 4 orang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 1 orang, Pengadaian Syariah 1 orang, KUA 3 orang, Kantor Desa 1 orang, Yayasan Galang Bersama 1 orang, Tribun News 1 orang, dan UKBH UIN Dato Karama Palu, 1 orang. ENG