RAYA – Lima tulisan soal sawit ditetapkan sebagai berita Workshop wartawan GAPKI yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sulawesi.

Lima tulisan tersebut yaitu “Memupuk Sawit untuk Kesejahteraan Masyarakat Sulawesi Tengah” oleh Media Sulteng Raya, “Bisnis Sawit dalam Pusaran Konflik di Sulteng oleh Media Sulawesi.

Selanjutnya, “Kampanye Negatif Barat dan Diskriminasi Industri Kelapa Sawit di Indonesia” oleh media online Tonakodi.id, “Terlepas dari Konflik Agraria Sawit Telah Ciptakan Kesejahteraan” oleh Media Metro Sulawesi, dan “Polemik Tumpang Tindih Lahan dari Berkah Sawit di Sulawesi Tengah” oleh Media online Terasiabar.id.

Sekretaris Panitia Workshop Wartawan GAPKI, Amiluddin mengatakan, kegiatan penulisan berita soal sawit merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Workshop yang diselenggarakan 20 Oktober 2023.

Menurutnya, wartawan sebagai peserta Workshop diberikan kesempatan untuk membuat tulisan sesuai materi yang telah diterima saat Workshop.

“30 tulisan wartawan yang masuk ke Panitia. Ada 5 tulisan yang ditetapkan dewan juri sebagai tulisan terbaik,” kata Amiluddin, Senin (30/10/2023) usai penyerahan hadiah kepada pemenang di kantor PWI Sulteng.

Amiluddin menjelaskan bahwa ada tiga dewan juri yang menilai tulisan yang dikirim ke panitia, juri tersebut dua orang dari PWI Sulteng dan satu orang dari .

Tujuan dari kegiatan ini lanjut Amiluddin, memberikan tentang isu terkini industri sawit, memperkuat silaturahmi kepengurusan GAPKI yang baru dengan wartawan, dan melakukan engagement dengan media daerah sentra sawit.

Ami sapaan akrab Amiluddin berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan sehingga para jurnalis bisa lebih terbuka wawasannya tentang sawit sehingga ketika menulis tidak bias .*ENG