RAYA – Wali , , secara simbolis me-launching Kelurahan Tatura Utara sebagai Kelurahan ‘Cantik' atau Cinta Statistik di aula kelurahan setempat, Sabtu (28/10/2023)

Wali Kota Hadianto berkomitmen, Pemerintah Kota (Pemkot) berupaya tahun depan, semua kelurahan di Kota Palu ‘Cantik' semua.

Menurutnya, statistik menjadi sangat penting, karena data-data di dalamnya sangat membantu terkait dengan updating data kondisi masyarakat.

“Dari sini kita bisa tahu tingkat kita di Tatura Utara. Karena semuanya ada di sini berdasarkan pemetaan. Kalau kita tahu, cepat intervensinya. Bukan hanya terkait pemberian bantuan modal usaha, akan tetapi ada beberapa program subsidi yang diberikan pemerintah,” kata Wali Kota Hadianto.

Ia mengatakan, Cinta Statistik adalah upaya menyiapkan data-data otentik dan akurat dengan kondisi sosial masyarakat.

Pada kesempatan itu, ia juga menginformasikan kepada masyarakat, sekaligus mengingatkan kembali camat dan lurah, agar aplikasi ‘SanguPalu' milik Pemkot Palu disosialisasikan terus kepada masyarakat.

Menurutnya, aplikasi di-launching saat HUT ke-45 Kota Palu tersebut, memang disiapkan untuk masyarakat, agar masyarakat betul-betul mendapat kemudahan dari pelayanan pemerintah.

“SanguPalu pun juga akan terkoneksi dengan ‘Cantik' ini. Karena di SanguPalu itu ada pelayanan kelurahan, pelayanan mendapatkan bantuan modal usaha, beasiswa. Semua,” kata wali kota.

Wali kota menyatakan, urusan apapun itu pihaknya akan mengusahakan ada di aplikasi SanguPalu, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke kantor kelurahan.

“Olehnya saya mohon, ini disosialisasikan kepada masyarakat. Karena kalau SanguPalu dimanfaatkan oleh masyarakat, timbal baliknya adalah kita pemerintah dituntut untuk bergerak dan bekerja lebih cepat. Karena semua itu diproses dengan cepat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, G A Nasser, mengatakan, tujuan khusus dari Program Desa atau Kelurahan Cantik adalah untuk meningkatkan kapasitas desa atau kelurahan dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik, mengidentifikasi kebutuhan data, serta potensi yang dimiliki desa maupun kelurahan dalam rangka mendukung pembangunan.

“Tugas pendampingan melalui kegiatan adalah untuk meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa atau kelurahan dan juga masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik Serta, optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik, sehingga program pembangunan di desa atau kelurahan tepat sasaran dan membentuk agen-agen komunitas statistik pada level desa maupun kelurahan,” ucapnya. HGA/ULU