SULTENG RAYA – Wali Kota , Hadianto Rasyid, secara resmi melantik empat pejabat di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu di ruang rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu, Sabtu (28/10/2023).

Empat pejabat dilantik tersebut terdiri dari dua orang dalam Jabatan Tinggi Pratama Eselon IIb dan dua lainnya pada Jabatan Administrator golongan IIIa.

Adapun pejabat dilantik, yakni Hasan sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kadisdamkarmat) Kota Palu. Sebelumnya, Hasan merupakan Sekretaris Dinas dan Ketahanan Pangan Kota Palu, yang kini diganti oleh Saiyet.

Kemudian, Ridwan Mustapa menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Palu, sebelumnya adalah Camat Mantikulore digantikan Dwi Yanoeardi Laddong.

Wali Kota Hadianto berharap, Kadis Damkarmat yang baru mampu membawa dinas Disdamkarmat Kota Palu lebih baik, terutama memperhatikan hal-hal terkait kebutuhan Kesejahteraan para petugas Dinas Damkarmat Kota Palu.

“Anak-anak kita para pemadam kebakaran yang selama ini telah bertugas dengan sangat-sangat baik dan mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari masyarakat Kota Palu. Saya harap ini terus dijaga dan ditingkatkan,” pesan Wali Kota Hadianto.

Begitu juga, kata dia, terkait manajemen administrasi di lingkungan Dinas Damkarmat Kota Palu, harus berjalan baik. Agar catatannya baik dan hasil dari setiap evaluasi harus berjalan baik.

Selanjutnya, Dispar Kota Palu menekankan, masih banyak pekerjaan di dinas tersebut harus dikerjakan sebaik-baiknya.

Ia menilai, performa Dispar Kota Palu masih jauh dari harapan. Olehnya diharapkan Kadis yang baru, mampu membawa tersebut menjadi dinas yang .

Menurutnya, banyak orang masih melihat Dispar hanya berurusan terkait dengan pelaksanaan iven, padahal semua hal berhubungan dengan Kota Palu, merupakan pekerjaan Dinas Pariwisata Kota Palu.

“Ketika berbicara , IKM, pariwisata di situ. Ketika berbicara kebersihan, pariwisata di situ. Berbicara kesehatan, pariwisata di situ. Bicara tentang infrastruktur, pariwisata di situ. Semua pariwisata,” ungkap wali kota.

Ia menyatakan, sangat naif ketika Dispar berpikir pekerjaannya hanya memperhatikan festival hingga memberikan bantuan-bantuan kesenian kepada kelompok-kelompok seni.

“Olehnya, Dispar harus menyadari semua potensi yang ada, merupakan potensi pariwisata. Kemudian Dinas Pariwisata harus terlibat aktif dan optimal dalam semua itu,” ucapnya.

Dengan begitu, kata dia, dirinya yakin Dispat Kota Palu akan menjadi ‘leader' pembawa menuju Kota Palu betul-betul disebut sebagai Kota Destinasi.

“Saya berharap Kadis yang baru, mampu menangkap apa yang menjadi harapan saya dengan baik. Agar dinas ini betul-betul bisa berjalan dan sesuai ekspektasi kita semua,” harap wali kota

Selain itu, ia juga mengharapkan sekretaris dinas yang baru dilantik, bisa memberikan pendampingan yang baik dengan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu.

Baik berkaitan dengan program-program yang sudah berjalan, betul-betul memberikan support yang baik.

“Kalau mau belajar menjadi sekretaris dinas yang baik, belajar dengan sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Sekretaris DPMPTSP. Karena di antara sekian banyak sekretaris dinas, dua ini jadikan contoh bagaimana seharusnya menjadi seorang sekretaris yang mensupport kerja-kerja kepala dinasnya dan mengambil peran kepqla dinasnya. Tanpa menghilangkan kewibawaan dari kepala dinas. Akan tetapi bagaimana mensupport agar dinas ini bergerak lebih cepat,” kata wali kota.

Saat ini, kata dia, tengah fokus bagaimana mendorong pendapatan daerah di Kota Palu tumbuu lebih baik.

“Olehnya, saya meminta sekretaris dinas bisa memberikan pendampingan yang baik dan membantu memberikan evaluasi objektif terhadap kerja-kerja di dinas tersebut,” pesannya.

Sementara itu, kepada camat yang baru dilantik, wali kota meminta agar menunjukkan kinerja yang baik, khususnya berkaitan dengan pendapatan daerah melalui retribusi maupun PBB.

Di samping itu, ia juga menitipkan kepada camat untuk terus menyosialisasikan terkait Superapss ‘SanguPalu' kepada masyarakat.

“Karena ini merupakan upaya percepatan Pemerintah Kota Palu untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Ketika masyarakat masif menggunakan SanguPalu, maka pemerintah dituntut untuk lebih cepat,” tuturnya.HGA