RAYA –  PT. Sulteng Mineral Sejahtera (SMS) bersama Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sulawesi Tengah (Dekopinwil Sulteng), akan bersinergi membentuk koperasi produsen yang bergerak di bidang pertambangan rakyat.

Hal itu disampaikan Direktur PT SMS, Ahmad Sumarling, S.E bersama Ketua Dekopinwil Sulteng, Dr. Abd Malik Bram, S.H.,M.H, dalam pertemuan bersama dengan puluhan pelaku yang berlangsung di kantor Dekopinwil Sulteng, Senin (25/9/2023) siang.

Ahmad Sumarling dihadapan pelaku UMKM di , berkomitmen ingin membantu para pelaku UMKM agar menjadi produsen (penghasil barang) yang memiliki jual yang tinggi dalam usaha perdagangan demi kemajuan dan kesuksesan UMKM. “Saya akan berdiri bersama dengan bapak/ibu untuk mengembangkan UMKM,” kata Ahmad Sumarling yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Turatea Jeneponto (KKTJ) Sulteng.

Pria kelahiran Jeneponto itu mengaku, telah mengembangkan sebanyak 22 koperasi produsen di bidang pertambangan yang ada di Kabupaten Tolitoli. Hal itu dilakukan Ahmad, semata-mata untuk membantu masyarakat Sulawesi Tengah melalui program masyarakat. “Untuk mencapai keberhasilan itu, PT SMS akan bersinergi dengan Dekopinwil Sulteng sebagai leadernya UMKM terkait dengan program pemberdayaan masyarakat dalam bentuk koperasi produsen dalam bidang pertambangan,” jelas Ahmad Sumarling.

Sementara, Ketua Dekopinwil Sulteng, Dr. Abd Malik Bram, S.H.,M.H, menyambut baik niat dan komitmen PT SMS dalam memajukan UMKM di Sulawesi Tengah. Dekopinwil kata Malik, akan mendukung bersama dengan pengurus dan anggota koperasi lainnya demi kemajuan para pelaku UMKM yang ada di Sulawesi Tengah  agar bisa sejahtera serta dalam berusaha hingga menjadi pengusaha yang sukses di bidang usahanya masing-masing.

Malik yang juga mantan Hakim Adhoc PHI di Pengadilan Negeri itu, juga menyebutkan telah menaungi atau membawahi sebanyak 2.600 koperasi di Sulawesi Tengah dalam pemberdayaan koperasi UMKM.

Diketahui, dalam pertemuan itu masing-masing pelaku UMKM membawa hasil produksinya seperti aneka keripik dan kue, celengan, tas serta barang jualan lainnya. Selain pelaku UMKM, juga hadir anggota koperasi lainnya yang mengembangkan bidang jasa. Hal itu dilakukan sebagai komitmen kebersamaan dan sifat gotong royong yang dilakukan para pelaku UMKM dalam membantu memajukan UMKM di Sulawesi Tengah secara bersama-sama. YAT