RAYA – Kontingen Sulawesi Tengah berhasil meraih empat medali di ajang tahunan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2023 di Kendari, Sulawei Tenggara, yang ditutup pada Rabu (6/9/2023).

Masing-masing medali diraih Fajrina Magruzda Bagziwa (MI/SD – IPA Terintegrasi) dengan raihan medali Emas, Selly Amelia (MI/SD – Matematika Terintegrasi) Medali Perunggu, Novita Try Ayudya (MTs/SMP – IPA Terpadu Terintegrasi) Medali Perak dan Ahmad Zidan Shaifullah Lakawa (MA/SMA – Geografi Terintegrasi) Medali Perak. 

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama () Sulteng, Ulyas Taha, mengucapkan selamat kepada para siswa telah meraih .

“Pencapaian ini merupakan usaha dan kerja keras seluruh pihak dalam memberikan bimbingan kepada para siswa. Ia berharap dapat selalu menjadi motivasi untuk meraih prestasi berikutnya,” kata Kakanwil Ulyas.

Kontingen Sulteng tiba di Bandara Mutiara SIS Aljufrie pada Kamis (7/9/2023) disambut Plh Kakanwil Kemenag Sulteng, Nurlaili bersama Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulteng, Makmur Muhammad Arief.

Turut bersama rombongan, Kabid Pendidikan Madrasah dan jajaran Bidang Pendidikan Madrasah serta beberapa Kepala Madrasah.

Penyambutan juga dilakukan para perwakilan sekolah masing-masing kontingen, SD Putra Kaili Bangsa, SMP dan SMA Al-azhar Palu, dan MIN 3 Poso. 

Sebagai tambahan, KSM tingkat nasional digelar sejak 3 hingga 7 September 2023 di Kendari. Provinsi Banten meraih juara umum, disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah pada posisi kedua dan ketiga perolehan medali. Tahun depan pelaksanaan KSM direncanakan dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). 

KSM merupakan sebuah kegiatan digelar Kemenag sebagai wahana membangun gairah kompetisi sains kalangan siswa madrasah.

Sejak awal digelar pada 2012 lalu, KSM telah menjadi ajang positif dalam membangun budaya kompetisi. Pada 2018, KSM berupaya mengelaborasi sains dengan konteks -nilai Islam.

KSM 2023 dibuka untuk satuan pendidikan baik dari Madrasah (MI,MTs,MA) ataupun dari Sekolah (SD/SMP/SMA Sederajat).*/HGA