SULTENG RAYA-Universitas Muhammadiyah () mengadakan kegiatan Baitul Arqam (BA) bagi Studi Akhir Gelombang II Tahun Akademik 2022-2023.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyaan (LP2AIK) diikuti oleh 134 mahasiswa dari enam fakultas yang berbeda.

Baitul Arqam adalah salah satu program unggulan di Unismuh Palu yang bertujuan untuk membekali mahasiswa studi akhir dengan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat melengkapi mahasiswa dengan wawasan keagamaan yang kokoh serta memberikan perspektif keislaman yang komprehensif dalam menghadapi peranannya di masyarakat.

Sebagai kegiatan wajib bagi mahasiswa studi akhir, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa yang beragama Islam, melainkan juga diikuti oleh mahasiswa yang non muslim.

Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, membuka kegiatan ini secara resmi. Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Rajindra berharap agar Baitul Arqam dapat memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa dan memperkuat nilai-nilai keislaman bagi peserta.

“Di Baitul Argam ini, peserta mempelajari paham Agama sebagaimana Alquran dan Hadis yang menjelaskan prinsip-prinsip ibadah yang benar. Namun bagi peserta yang non Muslim akan menyesuaian diri, mereka hadir dan mengikuti sekadar mengetahui materi di BA, dan tidak perlu mempraktekan,”jelas Prof Rajindra, Senin (17/7/2023).

Salah seorang pemateri BA, Ikbal Bungadjim, S.Pd.,M.Si, saat membawakan materi tentang Jihad Sosial Muhammadiyah. Foto: Dok Kumaini

Para peserta BA berasal dari berbagai fakultas, termasuk Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Agama Islam, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Masing-masing fakultas diwakili oleh sejumlah mahasiswa yang telah mencapai tahap studi akhir dan siap memulai langkah terakhir menuju kelulusan.

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 17 Juli hingga 19 Juli 2023. Selama periode tersebut, para peserta mengikuti berbagai sesi materi, diskusi kelompok, serta berbagai kegiatan interaktif lainnya yang mengangkat isu-isu keislaman dan tantangan kekinian dalam bingkai kehidupan mahasiswa dan masyarakat. ENG