SULTENG RAYA- Dua kampus cabang yang dimiliki Universitas Muhammadiyah () , hingga hari ini belum melaksanakan proses perkuliahan, karena masih menunggu perkembangan penerimaan baru, tahun akademik 2023/2024.

Kedua kampus itu masing-masing, Kampus 2 Unismuh Palu yang berlokasi di Jalan Pelabuhan, No 58, Kelurahan Boya Kabupaten , di resmikan oleh Rektor Unismuh Palu Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, selain dihadiri oleh  Bupati Donggala Dr. Drs. Kasman Lassa, S.H., M.H, juga dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Donggala, Senin (1/5/2023).

Sementara Kampus 3 Unismuh Palu terletak Desa Palawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, juga diresmikan oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Parigi, Sabtu (27/5/2023).

Kedua kampus itu hadir sebagai hasil pengembangan usaha Unismuh Palu bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Donggala dan Parigi, serta hasil komunikasi yang baik dengan Pemerintah Daerah setempat.

Wakil Rektor 1 Unismuh Palu, Sudirman, S.KM., M.Kes mengatakan, penyebab belum berprosesnya perkuliahan di dua kampus itu, karena selain masih baru dibuka, juga karena pihak kampus masih melihat jumlah peminat kedua kampus itu, serta prodi mana saja yang diminati masyarakat.

“Masih melihat peminatnya dulu, jumlah pendaftar dan prodi mana saja yang diminati oleh masyarakat setempat, karena prodi yang akan dibuka di sana menyesuaikan dengan peminatan warga, begitu juga dengan ketersediaan dosen di dua kampus tersebut,”jelas Sudirman, Kamis (6/7/2023).

Selain katanya, Unismuh juga harus melapor ke LLDIKTI XVI  Wilayah Sulteng dan Gorontalo.

Saat ini sebut Sudirman, penerimaan mahasiswa baru masih sementara berproses, dan hingga saat ini belum menerima laporan dari panitia perkembangan penerimaan mahasiswa baru di dua kampus itu.

Pihak Unismuh Palu juga masih melakukan komunikasi dengan pemerintah setempat dan Pimpinan Muhammadiyah di dua kabupaten itu terkait ketersediaan dosen di dua kampus itu. 

“Unismuh Palu juga masih membuka penerimaan dosen sebagai tenaga pengajar nantinya di dua kampus tersebut, sementara dosen yang berasal dari kampus Palu sebagai penanggungjawab mata kuliah,”sebutnya lagi.

Nantinya proses pembelajaran di dua kampus itu akan menggunakan sistem Blended learning atau penggabungan pembelajaran online dengan tatap muka. Dosen dari kampus Palu lewat Aplikasi Spada, sementara dosen di dua kampus itu mengajar secara langsung.

“Perkuliahan di kampus dua dan tiga, sama dengan kampus yang ada di Kampus Palu, baik sistem perkuliahan maupun kurikulumnya, yang membedakan hanyalah tempatnya,”jelas Sudirman.

Untuk itu kata Sudirman, masyarakat yang memiliki minat menuntut ilmu di kampus itu dapat mengunjungi sekretariat penerimaan mahasiswa baru Unismuh Palu, di Jalan Rusdi Toana Nomor 1 Palu, atau di gedung Rektorat Unismuh Palu, buka setiap hari jam kerja.

Atau bisa mengunjungi  laman PMB Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu): http://pmb.unismuhpalu.ac.id/. ENG