RAYA – Penggunaan teknologi mendorong peran agen dalam memfasilitasi kepada pelaku . Dalam memberikan pelayanan kepada nasabah atau masyarakat, agen BRILink dibekali mesin EDC dan aplikasi BRILink Mobile.

Melansir Sindonews.com, EDC atau Electronic Data Capture merupakan mesin yang berfungsi mendukung proses penerimaan pembayaran dari konsumen pengguna kartu debit atau . Mesin EDC yang mungil ini memiliki cara kerja mirip mesin ATM, setelah transaksi akan mengeluarkan struk sebagai bukti pembayaran.

Sedangkan BRILink Mobile adalah aplikasi pada mobile device seperti smartphone berbasis OS Android untuk melayani berbagai layanan dan transaksi keuangan kepada masyarakat. Dengan mesin EDC dan aplikasi BRILink Mobile, agen BRILink bisa memberikan pelayanan keuangan kepada masyarakat secara real time online.

Jadi keberadaan agen BRILink punya peran besar memberikan pelayanan perbankan kepada masyarakat sampai lapisan terkecil. Penggunaan teknologi digital, seperti mesin EDC dan aplikasi BRILink Mobile, menjadi alternatif bagi masyarakat yang belum terbiasa dengan berbagai aplikasi mobile banking.

Manajer Bisnis Mikro Kantor Cabang Cikarang, Giri Laksomono mengatakan, agen BRILink punya peran penting mendekatkan pelayanan perbankan kepada nasabah atau masyarakat. Agen BRILink dapat memberikan pelayanan secara real time online dengan mesin EDC atau aplikasi BRILink Mobile.

“Ada sebagian wilayah yang masyarakatnya butuh BRILink karena merasa lebih familiar dan nyaman untuk bertransaksi. BRI Kantor Cabang Cikarang saat ini ada sekitar 200-300 agen BRILink,” katanya di sela acara Pesta Rakyat Simpedes BRI Kantor Cabang Cikarang di Amazzone World, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, beberapa waktu lalu.

Agen BRILink merupakan perpanjangan tangan BRI melalui kerja sama dengan nasabah untuk menjadi agen yang dapat melayani transaksi perbankan kepada masyarakat secara real time online menggunakan konsep sharing fee. Bahkan agen BRILink dapat memfasilitasi penyaluran kredit ultra mikro () kepada pelaku usaha.

“Jadi agen BRILink bisa menjadi agen UMi untuk memberikan kredit ultra mikro sampai dengan Rp5 juta. Tapi agen UMi belum tentu agen BRILink,” ujar Manajer Bisnis Mikro BRI Kantor Cabang Cikarang, Acep Mardiat.

Fasilitas penyaluran kredit ultra mikro bukan hanya mengutungkan masyarakat mendapatkan akses kredit yang mudah. Bagi agen BRILink juga mendapatkan fee setelah akad dan lunas sebesar Rp50.000. Termasuk mendapatkan fee dari setiap transaksi dengan nasabah.

Meskipun agen BRILink tetap bisa secara melayani penyaluran kredit, BRI Cikarang tetap memantau agar proses pengembalian kredit agar tetap lancar.

“Kualitas kredit harus tetap dijaga, jika NPL sudah 3 persen maka fasilitas penyaluran kredit dihentikan (Freez),” kata Giri Laksomono.

Diketahui total nasabah BRI Kantor Cabang Cikarang sebanyak 34.000 dan sekitar 14.000 debitur merupakan pelaku UMKM. Penyaluran kredit BRI Kantor Cabang Cikarang setiap bulan rata-rata mencapai sekitar Rp70 miliar.

“Jadi sampai akhir bulan Mei tahun ini penyaluran kredit sudah sekitar Rp350 miliar, dengan pertumbuhan mencapai lebih dari 13 persen,” ujar Acep Mardiat. SINDO/RHT