SULTENG RAYA- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten , melepas mubaligh Zakat tim safari Ramadan, Sabtu malam (15/4/2023).

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan hak Amil UPZ OPD Pemda Sigi dan bukber media partner.

Hady mengemukakan bahwa para dai yang diturunkan ke masyarakat, selain menyampailan dakwah tentang Islam Rahmatan Lilalamin dan keutamaan bulan Ramadan.

“Dai yang turunkan berjumlah lima orang,” ucap Ketua Baznas Hady Wijaya.

Kata Hady, dai yang diturunkan juga menyampaikan tentang kewajiban umat Islam membayar zakat serta keutamaan zakat.

Ibadah zakat merupakan rukun Islam yang keempat setelah puasa Ramadan. Zakat ini hukumnya bersifat wajib bagi yang mampu, yang artinya jika menunaikan zakat akan mendapatkan pahala, dan yang tidak melaksanakannya akan mendapat dosa.

Hady mengemukakan bahwa dana zakat yang terkumpul lewat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Kabupaten Sigi selama bulan Ramadan 1444 Hijriah berjumlah Rp500 ribu dana dan 20 kilo gram beras.

“Semua ini dari ASN Sigi yang disalurkan melalui UPZ ,” ujarnya.

Sementara dana zakat, infaq dan sedekah (ZIS) yang terkumpul melalui UPZ Pemkab Sigi sejak Januari hingga Maret 2024 berjumlah Rp60 juta lebih.

Hady mengemukakan dana ZIS yang dikelola oleh Baznas Sigi salah satu peruntukannya untuk menanggulangi daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat mengemukakan bahwa dana ZIS dari masyarakat, bila disalurkan melalui Baznas, maka akan berdampak besar terhadap salah satunya terhadap penanganan kemiskinan daerah.

“Oleh karena itu kita akan optimalkan ini utamanya kepada ASN Sigi,” ungkapnya.

Ia mengimbau kepada seluruh ASN dan masyarakat Sigi agar menyalurkan zakat melalui Baznas. FRY