SULTENG RAYA-Pemerintah Desa di lima desa di Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol berperan aktif memberikan bantuan guna mensukseskan program KKN angkatan 63 Universitas Muhammadiyah () di wilayah itu.

Ke lima desa tersebut masing-masing Desa Negeri Lama, Desa Kantanan, Desa Bokat, Desa Tang, dan Desa Bukamog. Bahkan 100 persen pembiayaan yang seharusnya di keluarkan oleh peserta KKN ditanggung oleh pemerintah desa.

Hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Desa disebabkan karena program KKN sejalan dengan program pemerintah desa. Dimana sejumlah program desa yang disusun bersama dengan warga desa diadopsi oleh peserta KKN Unismuh Palu.

Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unismuh Palu, Dr. Muliadi, SH.MH, foto bersama dengan sejumlah usai melakukan Monitoring dan Evaluasi program KKN di Kabupaten Buol, Selasa (28/2/2023). Foto: Dok IST

“Program KKN itu sejalan dengan program pemerintah desa, sehingga pemerintah desa ikut membantu, bahkan 100 persen pembiayaan itu dari desa,”sebut Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unismuh Palu, Dr. Muliadi, SH.MH, usai melakukan Monitoring dan Evaluasi program KKN di Kabupaten Buol, Selasa (28/2/2023).

Muliadi mencotohkan seperti program penyuluhan , penyuluhan stunting ada di setiap desa, sehingga disaat mahasiswa KKN memasukan program penyuluhan stunting sebagai salah satu program KKN, maka pemerintah desa menyahuti untuk membiayai semua biaya operasionalnya, termasuk akomodasi pemateri.

Hal tersebut katanya Muliadi, sangat membantu dalam merealisasikan program-program kerja yang telah disusun oleh peserta KKN.

Kini katanya, dari hasil Monitoring dan Evaluasi program KKN di Kabupaten Buol tercatat 75 persen program KKN telah terlaksana, saat ini tersisa 25 persen dan itu tinggal menunggu pembiayaan dari Pemerintah Desa untuk menuntaskannya.

Itu adalah program fisik seperti pembuatan papan nama jalan, dan batas desa. “Ini tinggal menunggu pencairan dari pemerintah desa, karena pemerintah desa juga menyahuti untuk membiayai itu semua, ini luar biasa pemerintah desanya, luar biasa supportnya,”sebut Muliadi.

Dari semua program itu kata Muliadi, ada satu program kerja non fisik yang membutuhkan mobilisasi yang cukup besar yang juga mendapat support dari pemerintah desa, yakni pertandingan Bola Voli se Kabupaten Buol, yang dipusatkan di Desa Tang, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol.

“Ini cukup besar sekali, karena melibatkan satu kabupaten, dan Alhamdulillah, lagi-lagi pemerintah desa sangat berperan aktif di sini untuk mensukseskan itu,”sebut Muliadi.

Muliadi berharap, agar hubungan yang begitu baik ini dapat terus terpelihara dan menjalar ke semua daerah dimana mahasiswa KKN Unismuh Palu di tempatkan. ENG