SULTENG RAYA – Pemerintah Kabupaten menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) menghadapi cuaca ekstrem dan Sistem Pelaporan penanganan Bencana Tahun 2023 serta Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), di Aula Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Dolo, Kamis (2/2/2023).

Mohamad Irwan mengatakan Rakor tersebut menghasilkan dua agenda utama yakni terkait dengan cuaca ekstrem dan DTKS.

Kata Bupati Irwan, berkaitan dengan cuaca ekstrem BMKG dalam pemberitahuannya wilayah masuk dalam daerah Waspada. Untuk itu, langkah-langkah yang diambil adalah pengaktifan kembali Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB).

“FPRB sudah ada, baik di kecamatan sampai ke tingkat Desa. Dan ini akan kita aktifkan kembali, sehingga kita betul-betul siap dalam menghadapi cuaca ekstrem ini,” kata Bupati Irwan.

Ia juga menekankan agar Kepala Desa menjadi garda terdepan bersama dengan TNI dan Polri berupaya dalam pencegahan dan penanganan bencana di Kabupaten Sigi.

Kemudian terkait dengan DTKS, Bupati Irwan mengimbau kepada seluruh Desa untuk melakukan Musyawarah Desa (Musdes) guna merampungkan DTKS.

“Desa yang sudah merampungkan datanya baru sekitar 30 persen, sisanya ini yang kita kejar. Kami mengimbau kepada Dinas PMD dan Dinas Sosial agar segera merampungkan data ini, ” ungkapnya.

Rakor tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sigi, Para OPD, serta Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Sigi. FRY