RAYA- SMPN 11 sebagai salah satu sekolah penggerak di membutuhkan tenaga Guru Teknologi dan Komunikasi (TIK), yang bukan hanya memiliki keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi melainkan juga memiliki gelar Sarjana Komputer.

Hal tersebut disampaikan Kepala SMPN 11 Palu, Sunardiyanto. mengingat katanya, selama ini dirinya terpaksa mengelolah data dari sekolah lain di luar dari Provinsi Sulawesi Tengah untuk memenuhi administrasi sebagai sekolah penggerak.

Sekalipun katanya sekolah yang dipimpinnya itu memiliki gedung dan fasilitas komputer yang sudah cukup memadani, namun tidak bisa digunakan sebagai pemenuhan administrasi, mengingat yang mengajar di mata pelajaran TIK adalah guru yang bukan sarjana komputer. “Jika itu dimasukan, merah datanya karena tidak sesuai dengan latar belakang keilmuannya sebagai guru di situ,”jelas Sunardiyanto, Kamis (2/2/2023).

Untuk itu, Kepsek SMPN 11 Palu ini sangat mengharapkan kebijakan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu memenuhi kebutuhan tenaga guru TIK di sekolahnya itu.

Ia mengaku sudah mengkomunikasikan kondisi tersebut ke Kebid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, begitu juga secara langsung ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, namun hingga hari ini permintaan itu tak kunjung dipenuhi.

“Sudah menghadap, bahkan bukan hanya kepada pak kabid SMP, juga sudah ke Pak Kadis, tapi belum juga ada itu (Guru TIK), semoga dalam waktu dekat ini, itu ada (Guru TIK), karena sangat dibutuhkan, ini adalah sekolah penggerak, kalau bukan sekolah penggerak tidak juga saya gregetan seperti ini,”sebut kepsek. ENG