RAYA – Ratusan Aliansi bersama Serikat Pekerja Buruh yang ada di Kota Luwuk, melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (28/8/2023).

Unjuk rasa itu dilakukan karena DPRD Banggai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengeluarkan rekomendasi ditujukan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai yang dalam hal ini Bupati Banggai. Adapun isi rekomendasi yang dibacakan langsung oleh Ketua Komisi I selaku pimpinan rapat antara lain, DPRD Banggai melalui Bupati Banggai meminta penundaan pemindahan kontainer dari pelabuhan Luwuk ke pelabuhan Tangkian sambil melakukan sosialisasi dengan melibatkan TKBM, Pemda, DPRD dan forkopimda.

DPRD Banggai dan Pemda Banggai, akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan atau Dirjen Perhubungan Laut terkait rencana pemindahan peti kemas teluk Lalong menuju Tangkian dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

Meminta kepada Bupati Banggai melalui Dinas Koperasi dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banggai untuk melakukan pembinaan dan pendampingan yang lebih baik lagi tentang koperasi TKBM dan tenaga kerja bongkar muat lainnya dengan memperhatikan hak-hak buruh.

Atas dasar pemindahan pelabuhan itulah, sehinga Aliansi Mahasiswa dan Serikat Pekerja Buruh melakukan unjuk rasa, karena tidak setuju dengan RDP yang dikeluarkan oleh pihak DPRD tersebut. Akibat unjuk rasa itu, mengakibatakan jalan macet, sehingga Kapolres Banggai AKBP Ade Nuramdani menerjunkan sebanyak 290 personelnya untuk mengawal aksi unjuk rasa itu.

Disela unjuk rasa itu, Kasi Humas Banggai, Iptu Al Amin S.Muda mengatakan, pihaknya melaksanakan pengamanan sesuai dengan sprint untuk mengamankan unjuk rasa aksi damai yang dilakukan Aliansi Mahasiswa dan Serikat Pekerja Buruh ini. Pengamanan itu dilakukan kata Al Amin, sejak para buruh berkumpul di titik kumpul awal yakni di kawasan Pelabuhan Rakyat Luwuk lalu dikawal juga saat melakukan longmarch menuju ke kantor DPRD Banggai di Teluk Lalong. “Jumlah personel pengamanan dikerahkan sesuai keperluan. Pasukan akan dipertebal apabila terjadi eskalasi massa. Nanti kita lihat situasinya yang penting kita sudah siapkan personil,” kata Al Amin.

Untuk mengamankan aksi demo tersebut lanjutnya, akses ke kantor DPRD Banggai di Teluk Lalong dialihkan ke jalan pintas. Pengendara yang melintas dialihkan melalui jalur lain yang diatur oleh petugas Satlantas untuk menghindari macet di lokasi. “Saya berharap semoga aksi damai ini berjalan aman, damai dan tertib tidak terjadi anarkis,” harapnya. */MAN