SULTENG RAYA- Universitas Tadulako (Untad) kembali ketambahan guru besar, kali ini terdapat 12 dosen yang mengikuti prosesi penerimaan anggota Dewan Profesor pada Senin (14/8/2023).

Masing-masing Prof.Dr. Haslinda Baji Anriani, M.Si dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Prof. Dr. Ir. Novalina Serdiati, M.Si dari Fakultas Peternakan dan Perikanan, Prof. Dr. Nasmia, S.Pi., MP dari Fakultas Peternakan dan Perikanan, Prof. Dr. I Wayan Sudarsana, S.Si.,M.Si dari Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam.

Berikutnya, Prof.Dr. Zakiyah Zahara, SE., MM dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Wahyuningsih, SE., M.Sc., Ph.D dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Muhammad Yunus Kasim, SE., M.Si dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Sulbana, SH., MH dari Fakultas Hukum, Prof. Dr. Abdul Wahid, SH., MH dari Fakultas Hukum, Prof. Dr. Ir. Zaenal, MT dari Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Akhbar, MT dari Fakultas Kehutanan, dan terakhir Prof. Dr. Ir. Mawardin, M.Hum dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT mengatakan, penerimaan anggota Dewan Profesor baru itu merupakan sebuah kebanggaan bagi Universitas Tadulako. Pencapaian ke 12 dosen itu akan berkontribusi terhadap pencapaian IKU Universitas Tadulako serta menjadi inspirasi bagi seluruh dosen di kampus itu.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ma'mun Amir mengatakan penguatan institusi pendidikan untuk saat ini sudah menjadi keharusan di dalam penyempurnaannya, agar kualitas pendidikan benar-benar dirasakan oleh generasi bangsa dalam menimpa ilmu sebanyak-banyaknya, karena itu penerimaan 12 anggota dewan profesor atau guru besar merupakan salah satu pendukung dalam penyempurnaan kualitas pendidikan perguruan tinggi.

Karena menurutnya dewan profesor adalah perangkat sangat akademik, yang tugasnya menjalankan fungsi dalam pengembangan keilmuan, penegakan etika dan pengembangan budaya akademik. “Oleh sebab itu, paguyuban dewan profesor universitas yang beranggotakan para guru besar, saya berharap dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan tepat, sesuai kebutuhan perguruan tinggi itu,”sebutnya.

Di masa-masa mendatang katanya, agar hal-hal penting yang belum terselesaikan, dan belum dilaksanakan dapat segera dilakukan, yang terkait dengan fungsi-fungsi akademik, dan sosial kemasyarakatan lainnya, melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sesuai visi dan misinya.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, bangga atas kemajuan Untad selama ini yang terus menunjukkan perkembangan dengan baik, sehingga menjadi perguruan tinggi negeri terfavorit bagi anak-anak daerah Sulawesi Tengah, yang terbukti dengan meningkatnya calon setiap tahunnya,”sebutnya. ENG