SULTENG RAYA-Universitas Muhammadiyah () , memperingati Milad ke-40 dengan olahraga tradisional, diantaranya jalan santai, tarik tambang antar fakultas, Bakiak antara fakultas, dan lari kelereng antar fakultas.

Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM mengatakan, kegiatan lomba olahraga tradisonal itu sengaja dilakukan di Milad ke-40 Kampus biru Unismuh Palu, bertujuan untuk membangun dan mempererat hubungan silaturahim antara  civitas akademika yang ada, jangan sampai ada sekat-sekat pemisah antar sesama warga Unismuh Palu.

“Olaharaga ini dilakukan bagaimana agar sehat-sekat itu bisa hilang, jangan sampai ada, memang ini juga telah menjadi agenda rutin kita setiap Milad,”sebut Prof Rajindra.

Untuk membangun dan membesarkan suatu institusi kata Prof Rajindra, itu membutuhkan kebersamaan dan  kerjasama, tidak boleh ada skat-skat pemisah antar satu sama lainnya, karena itu akan menghambat capaian tujuan yang diinginkan bersama.

Tentu katanya, Unismuh Palu tidak menginginkan adanya skat-skat pemisah antara sesama warga Unismuh Palu, karena itu akan menghambat capaian yang telah dicita-citakan bersama, yakni menuju Kampus Islami dan Kampus Unggul.

Mencapai cita-cita itu katanya sangat memungkinkan, asalkan kebersamaan, kerja cerdas, kerja keras, dan kerja klosal itu bisa dilakukan. Karena emprio itu dimiliki kampus ini, dimana kampus yang beralamat di Jalan Rusdy Toana itu mampu mempertahankan dirinya berada di posisi kampus PTS terbaik di Sulawesi Tengah versi lembaga pemeringkatan dunia.

Capaian itu katanya, bukan hasil kerja seorang diri, bukan juga hanya seorang pimpinan, melainkan itu bisa diraih karena adanya kerja-kerja klosal di tingkat prodi dan fakultas. “Itu yang harus terus ditingkatkan, dan terpenting adalah tidak boleh merasa mudah berpuas diri atas capaian yang sudah ada,”sebut Prof Rajindra, saat membuka lomba tradisional, Ahad (13/8/2023).

Untuk itu, Prof Rajindra sangat menekankan pentingnya membangun kebersamaan. Di Milad ke-40 Unismuh Palu ini katanya skat-skat yang masih ada sudah harus dihilangkan semua, harus berpikir bersama bagaimana membesarkan institusi Unismuh Palu menuju kampus unggul. ENG