SULTENGRAYA – Perkembangan teknologi saat ini menuntut para dokter dan tenaga medis lainnya untuk terus meningkatkan mutu dan inovasi agar tidak tergerus arus kemajuan teknologi.

Hal itu diungkapkan Bupati Morowali Utara () Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, pada pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Morut periode 2023-2026.

Kepengurusan IDI Morut tersebut dilantik oleh Ketua IDI Wilayah dr. Muhammad Akbar, M.Kes bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Minggu (6/8/2023).

Bupati mengemukakan perkembangan teknologi saat ini secara pelan-pelan telah mengurangi peran manusia termasuk di bidang kedokteran.

Sebagai contoh, diagnosa atau terapi penyakit sudah bisa dilakukan secara . Artinya peran manusia semakin berkurang

“Perkembangan teknologi ini menuntut para dokter dan tenaga medis lainnya untuk terus meningkatkan mutu dan kreatifitas,” jelas bupati yang juga seorang dokter ini.

Hal lainnya, katanya, saat ini masyarakat semakin melek teknologi dan semakin mengerti hukum. Jadi mereka semakin tahu hak dan kewajiban pasien. Sehingga kalau ada yang dilakukan di luar prosedural, mereka akan cepat bereaksi.

“Saya mau ingatkan, ini menuntut kita untuk terus meningkatkan mutu profesi sesuai standard dan tuntutan zaman,” katanya.

Kepada para pengurus IDI yang baru dilantik, meminta agar secara khusus organisasi profesi ini membuat program khusus untuk meningkatkan kwalitas SDM para anggotanya.

Pemda Morut bahkan siap membantu anggaran untuk yang tujuannya untuk peningkatan kemampuan para dokter atau tenaga medis lainnya.

“Pentingnya peningkatan SDM ini juga sudah sering saya sampaikan kepada pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan organisasi profesi kesehatan lainnya,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua IDI Wilayah Sulteng dr. Muhammad Akbar, M.Kes mengatakan perhatian Pemda Morut terhadap para dokter dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sangat besar.

Menurutnya, dibawah kepemimpinan Bupati Delis saat ini sudah cukup banyak dokter ahli yang bertugas di Morut. Dulu tidak sebanyak sekarang ini.

“Dokter Delis sangat concern terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat saat ini. Sebagai sesama dokter, ini sangat membanggakan kita,” ujarnya.

Pengurus IDI Morut periode 2023-2026 yang dilantik itu terdiri dari Ketua dr. Oslanto Malau, Wakil Ketua dr. A.A. Mayun Putra Asmara, Sekretaris dr. Shally Patodo, Sp.PD, M.Kes, Wakil Sekretaris dr. Citra Dewiliah dan Bendahara dr. Hanafiah Indah Puspita.

Kepengurusan IDI Morut ini dilengkapi beberapa bidang dan koordinasi wilayah.

Selain pelantikan pengurus juga dilakukan seminar tentang Etika Profesi Kedokteran dan Kegawatdaruratan Pediatri, serta rapat kerja pengurus IDI Morut. */VAN