RAYA-Badan Nasional () , melakukan pemeriksaan sampel urin kepada 50 orang peserta didik di SMPN 14 , hasil kerjasama dengan satgas narkotika di sekolah itu.

Selain dihadiri Kepala BNN Kota Palu, AKBP. Dr. Baharuddin, SE., M.Si juga dihadiri perwakilan dari BRIN dan Dinas Kesehatan Kota Palu.

Kepala SMPN 14 Palu, Masaat mengatakan, pemeriksaan sampel urin itu adalah bagian dari program kerja dari para penggiat narkotika di sekolah itu, dimana para guru-guru yang tergabung dalam penggiat narkotika memiliki sejumlah program kerja, diantaranya sosialisasi P4GN, workshop P4GN, Pengukuhan satgas Anti Narkotika, dan Rencana Tingkat Lanjut (RTL).

“Ini bagian dari RTL, melakukan screening dan tes urin kepada peserta didik semua tingkatan (kelas) secara ajak, dilakukan oleh instansi terkait,”sebut Kepsek, Jumat (4/8/2023).

Dari pemeriksaan sampel urin secara acak itu sebut Kepsek, ditemukan empat peserta didik yang terindikasi penyalahguna narkoba, dan selanjutnya peserta didik itu akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

“Orang tuanya akan dipanggil dan dijelaskan masalahnya, selanjutnya peserta didik itu akan mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari BNN, dan pendidikannya dipastikan tidak akan terganggu, itulah lembaga pendidikan akan selalu mencari jalan atau solusi untuk masa depan peserta didik kita,”jelas Kepsek.

Kegiatan screening dan tes urin itu kata Kepsek, akan menjadi agenda tahunan kerjasama dengan lembaga terkait, seperti BNN dan Dinas Kesehatan. “Inikan membutuhkan dana yang besar, karena mengunakan alat khusus yang cukup , alat yang kami gunakan sebanyak 50 buah kali ini adalah hasil bantuan dari Dinas Kesehatan Kota Palu,”sebut Kepsek. ENG