SULTENG RAYA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial () Kesehatan mencatat bahwa kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di cabang telah mencapai 98,94 persen.

Meskipun jumlah peserta JKN meningkat, terdapat tunggakan iuran yang cukup besar, terutama pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dengan total tunggakan mencapai Rp124,4 miliar Rupiah. Kota Palu merupakan daerah yang memiliki tunggakan iuran tertinggi sebesar Rp41,7 miliar Rupiah.

Kepala BPJS Cabang Palu, HS Rumondang Pakpahan menyatakan, tunggakan iuran tersebut didominasi oleh tunggakan dari kota Palu. Ia juga menjelaskan, tunggakan paling banyak berasal dari peserta kelas 3, diikuti oleh kelas 2 dan kelas 1. Untuk mengatasi tunggakan iuran yang telah melebihi tiga bulan, BPJS memberikan program REHAB (Rencana Pembayaran Iuran Bertahap) yang memberikan keringanan dan kemudahan bagi peserta PBPU dan BP yang memiliki tunggakan iuran.

“Program ini memungkinkan peserta untuk membayar iuran secara bertahap dalam maksimal dua belas tahapan. Pendaftaran program REHAB dapat dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN atau Care Center 165, dengan batas waktu pendaftaran sampai tanggal 28 bulan berjalan kecuali bulan Februari, pendaftaran sampai tanggal 27,” katanya.

Di bulan Juni 2023 ini kata dia, capaian pembayaran program REHAB mencapai Rp1,4 miliar Rupiah, sedangkan sisa tagihan tunggakan iuran mencapai Rp1,2 miliar Rupiah.

Selain itu, terdapat sejumlah penduduk yang belum terdaftar pada Program JKN di Sulawesi Tengah. Pada tanggal 1 Juni 2023, terdapat 32.906 orang yang belum terdaftar. Kabupaten Morowali memiliki jumlah penduduk yang belum terdaftar tertinggi yaitu 6.936 orang, diikuti oleh Kabupaten dengan 6.494 orang. Meskipun jumlahnya lebih rendah, secara persentase, Kabupaten Morowali memiliki persentase non-kepesertaan JKN tertinggi sebesar 3,96 persen, sedangkan Kabupaten Donggala sebesar 2,10 persen.

Selanjutnya, Kabupaten menempati posisi ketiga dengan jumlah non-kepesertaan JKN sebanyak 4.493 orang atau 1,71 persen, diikuti oleh Buol dengan 3.808 orang atau 2,45 persen. Kabupaten lainnya dengan persentase non-kepesertaan JKN antara lain Banggai Laut dengan 2.852 orang atau 3,81 persen, Tojo Una-Una dengan 2.849 orang atau 1,70 persen, Morowali Utara dengan 1.966 orang atau 1,36 persen, Kota Palu dengan 1.843 orang atau 0,49 persen, dan Poso dengan 685 orang atau 0,27 persen. HJ