SULTENG RAYA – Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai, Hj. Yulfia Mangendre membuka secara resmi Fokus Group Discussion (FGD) tentang penyusunan Dokumen Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3DLH) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) tahun 2023, yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai, di ruang rapat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai, Rabu (14/6/2023).

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas dan Sekdis Lingkungan Hidup Banggai, perwakilan Kepala OPD terkait, para Kabag terkait, para Tim Tenaga Ahli Universitas Tadulako , BKSDA Bakiriang Sulteng dan para Kesatuan Pengelola Hutan.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Bidang SDM Dan Kesra Setda Banggai, Hj.Yulfia Mangendre mengatakan, penyusunan dokumen Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) Kabupaten Banggai, merupakan salah satu asas dalam implementasi perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam segala tahapan perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi pembangunan.

“Artinya bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup wajib dilakukan secara terpadu dan bersinergi dengan penataan ruang, perlindungan sumber daya alam non-hayati, perlindungan sumber daya buatan, konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, cagar budaya, keanekaragaman hayati dan perubahan iklim dengan memperhatikan karakteristik sumber daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, yang diharapkan dapat mendorong keseimbangan antara pemanfaatan dan ketersediaan sumber daya alam dan pada akhirnya dapat dicapai pembangunan yang berkelanjutan,” tutur Yulfia.

Olehnya itu sambungnya, tentu saja dengan penyusunan dokumen daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup ini merupakan suatu hal yang sangat penting karena analisanya menjadi bagian penting di dokumen lingkungan lainnya seperti rencana perlindungan dan pengelolan lingkungan hidup (RPPLH) dan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS).

“Kepada seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang terkait agar senantiasa memberikan dukungan dalam penyusunan dokumen dengan sebaik-baiknya,” terang Yulfia. */MAN