SULTENG RAYA- Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah () , terus berupaya mendorong para dosen yang ada di kampus ini untuk meningkatkan kuantitas penelitian dan pengabdian, salah satunya melalui pemanfaatan Aplikasi BIMA.

Upaya tersebut diwujudkan dengan pengumpulkan para ketua-ketua prodi dengan harapan mereka ini akan menjadi perpanjangan tangan LPPM di prodi masing-masing untuk mengimbau dosen-dosennya turun melakukan penelitian atau pengabdian di masyarakat.

Terlebih untuk BIMA, sangat tepat bagi para dosen peneliti pemula dan juga untuk dosen-dosen baru. “Ini sangat cocok untuk teman-teman dosen peneliti pemula dan juga dosen baru yang ingin melakukan penelitian atau pengabdian, karena persyaratannya di BIMA belum begitu banyak,”sebut Ketua LPPM Unismuh Palu, Dr. Muliadi, SH., MH. Kamis (30/3/2023).

Bahkan katanya, LPPM Unismuh Palu kapan saja bisa dihubungi oleh para dosen peneliti pemula dan dosen baru untuk membantu memenuhi dan melengkapi persyaratan pengajuan proposal, seperti akun dan sebagainya.

Batas pengajuan kata Muliadi tanggal 9 April 2023, untuk itu sisa waktu yang masih ada sangat diharapkan dimanfaatkan oleh para dosen peneliti pemula maupun dosen baru yang ingin melakukan penelitian atau pengabdian. “LPPM siap membantu teman-teman dosen, yang penting teman-teman dosen ini mau turun melakukan penelitian dan pengabdian, kapanpun LPPM dihubungi siap mambantu memenuhi dan melengkapi kekurangan persyaratannya itu,”sebut Muliadi.

BIMA sendiri merupakan aplikasi pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang sebelumnya difasilitasi melalui Simlitabmas.

Aplikasi ini berfungsi sebagai sarana untuk membantu proses membuat dan mengolah usulan penelitian dan pengabdian. Dalam prosesnya dosen dapat membuat Usulan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk diajukan dan dinilai kepada Reviewer Kemdikbudristek. BIMA dapat diakses melalui laman https://bima.kemdikbud.go.id/ . ENG