SULTENG RAYA – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di pada bulan 1444 Hijriah ini akan intens melakukan pengawasan takjil yang dijajakan oleh penjual di pusat-pusat penjualan takjil di Kota Palu.

Hari pertama Ramadan, Kamis (23/3/2023), melakukan intensifikasi pengawasan di pasar Ramadan yang diselenggarakan oleh Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Sulawesi Tengah di Jalan Kartini, Kota Palu dan lokasi pasar Ramadan di lapangan Dispora Kota Palu, Jalan Balai Kota.

“Pada Ramadan ini kita rutin melakukan intensifikasi pengawasan makanan, tahun-tahun kemarin kita turun pada pekan pertama Ramadan berlangsung seterusnya setiap pekan, hingga pekan kedua setelah Idul Fitri,” kata Kepala BPOM di Palu, Agus Riyanto, kepada Sulteng Raya, belum lama ini.

Tidak hanya pada makanan takjil, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap peredaran makanan kemasan lainnya yang ada di toko-toko untuk menghindari ‘permainan' oknum nakal yang memanfaatkan tingginya permintaan saat bulan Ramadan.

“Kami akan turun, akan melibatkan lintas sektor, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Sat Pol PP mungkin. Kami akan turun ke sarana-sarana distribusi, karena biasanya konsumsi masyarakat meningkat, jangan sampai para produsen memanfaatkan hal itu untuk mengeruk keuntungan, diantaranya mengedarkan pangan yang tanpa izin edar, rusak, dan sudah kadaluwarsa,” tuturnya. RHT